Lepas Ekspor Copper Foil di KEK JIIPE, Bupati Gresik: Dapat Serap Tenaga Kerja Lokal
Gresik, (afederasi.com) - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Kantor Bea dan Cukai Wahjudi Adrijianto dan Kepala Administrator KEK Ibnu Sina, melepas ekspor 36,28 ton Copper Foil berkelanjutan PT Hailiang Nova Material di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, Jawa Timur
"PT Hailiang salah satu bentuk hilirisasi dari supporting PT Freeport Indonesia. Pemerintah Kabupaten Gresik juga memberikan jaminan menjaga ekosistem investasi. Di dukung dengan lingkungan produksi yang aman dan kondusif maka akan membawa manfaat khususnya penyerapan tenaga kerja lokal," ungkap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Jum'at (13/09/2024).
Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik mengatakan, ekspor ke China ini mudah mudahan konsisten dan lancar. Hingga Smelter beroperasi, yang nantinya akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Hilirisasi dari PT Freeport Indonesia ini, tambah Gus Yani, harus terus dilakukan. Karena Gresik menjadi investasi dunia, tentunya harus membawa manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Gresik.
"Salah satunya tadi pagi PT Hailiang sudah melakukan penyerapan tenaga lokal. Karena adanya industri di KEK menjadi harapan masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan," ujar Gus Yani
Gus Yani lebih lanjut menuturkan, kedepan Pemkab Gresik akan melakukan tenaga pendampingan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), dengan melihat potensi kesempatan kerja.
Pemkab Gresik, imbuh Gus Yani, akan memberikan pelatihan-pelatihan kepada anak anak muda di Gresik sesuai kebutuhan atau skill untuk menciptakan SDM yang unggul dan berkualitas.
"Dengan adanya KEK anak muda di Gresik harus menyiapkan mental yang kuat, punya keahlian yang unggul, keterampilan dan bahasa yang cukup membantu. Pemerintah dan perusahaan harus berkolaborasi dan punya sikap peduli untuk bersama sama memberikan manfaat kepada masyarakat," tandas Gus Yani
Sementara, Kepala Kantor Bea dan Cukai Gresik Wahjudi Adrijianto menambahkan, sejak Groundbreaking pada 20 Juni 2023 mudah mudahan meningkatkan nilai tambah serta untuk pemenuhan kebutuhan industri yang semakin meningkat.
"Alhamdulillah nilai ekspor sudah mencapai 38,4 milliar. Kali ini merupakan ekspor keenam kalinya 2 kontainer dengan nilai 5,9 milliar. Ini harus memacu industri lain yang ada di kawasan JIIPE atau KEK Gresik," terang Wahyudi Adrijianto (frd)
What's Your Reaction?



