Kepergok Congkel Laci Rombong di Tulungagung, Pencuri Ternyata ODGJ dan Berakhir Damai

Warga Boyolangu Tulungagung memergoki pria ODGJ yang diduga hendak mencuri uang di laci rombong. Kasus diselesaikan secara kekeluargaan melalui restorative justice.

27 Jul 2026 - 18:13
Kepergok Congkel Laci Rombong di Tulungagung, Pencuri Ternyata ODGJ dan Berakhir Damai
Pelaku ketika hendak diamankan oleh anggota Polsek Boyolangu (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) — Warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, memergoki seorang pria yang diduga hendak mencuri uang di dalam laci sebuah rombong usaha. Setelah diamankan dan diselidiki polisi, pelaku diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

​Kapolsek Boyolangu, AKP Retno Pujiarsih, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 24 Juli 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Aksi pelaku berinisial ND (30), warga Desa Loderesan, Kecamatan Kedungwaru, pertama kali diketahui oleh warga setempat.

​"Terduga pelaku mencongkel laci menggunakan alat tatah dan aksinya diketahui oleh warga," ujar AKP Retno, Senin (27/7/2026).

​Mendapati aksi tersebut, warga langsung mengamankan terduga pelaku. Korban yang mengalami kerugian material kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Boyolangu agar segera ditangani.

​Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian langsung mengamankan barang bukti berupa satu buah tatah yang digunakan pelaku. Akibat insiden tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp100 ribu serta kerusakan pada laci penyimpanan uang.

​Dalam proses penanganan perkara, pihak kepolisian memanggil korban, para saksi, serta perangkat desa setempat. Dari hasil pemeriksaan, dipastikan bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

​"Ternyata diketahui bahwa terduga pelaku merupakan ODGJ," jelas AKP Retno.

​Mempertimbangkan kondisi kejiwaan pelaku, pihak korban memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus ini ke jalur hukum. Penyelesaian perkara akhirnya ditempuh melalui mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice.

​"Pelaku sudah diserahkan kembali kepada keluarga dan perangkat desa untuk mendapat pembinaan serta pengawasan lebih lanjut," pungkasnya.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow