Hasil Autopsi Mayat Ojol Wanita Terbungkus Kardus Tewas Akibat Kekerasan Dibagian Kepala
Gresik, (afederasi.com) - Setelah mengungkap identitas korban penemuan mayat terbungkus plastik hitam dalam kardus yang diketahui bernama Selvi Ayu Claudia (30), driver ojek online (Ojol) asal Desa Pecantikan Kecamatan Sekardangan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Terbaru, pihak Kepolisian Resor (Polres) Gresik berdasarkan hasil pemeriksaan tim forensik memastikan korban meninggal dunia akibat kekerasan tumpul dibagian kepala hingga menyebabkan pendarahan hebat di selaput otak.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa ditubuh korban ditemukan dalam kondisi penuh luka di beberapa bagian. Luka-luka tersebut terdapat di bagian kepala, punggung, dan pergelangan tangan dan kaki.
“Pemeriksaan dalam menunjukkan adanya resapan di puncak kepala hingga bagian belakang. Ini menjadi indikasi kuat bahwa korban mengalami kekerasan tumpul sebelum meninggal,” ungkap AKBP Rovan kepada awak media, Senin (28/07/2025).
Alumnus Akpol 2006 ini juga mengungkapkan hasil autopsi pemeriksaan luar pada area tubuh lainnya yang dilakukan Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik. Di alat kelamin korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun, ditemukan cairan putih yang saat ini masih diteliti lebih lanjut di laboratorium.
“Hasil autopsi memperkirakan waktu kematian korban antara 18 hingga 24 jam sebelum proses pemeriksaan dilakukan,” tandas AKBP Rovan.
Seperti di beritakan, jasad perempuan yang berprofesi sebagai driver ojol ditemukan dalam kondisi terbungkus kardus di semak-semak pinggir jalan Raya Kedamean Gresik sempat menggegerkan warga sekitar.
Perempuan 30 tahun itu ditemukan tewas mengenakan jaket jin biru, kaos hitam, dan celana legging abu-abu. Tidak ditemukan motor korban di lokasi penemuan jenazah. Atribut ojol korban juga tidak ditemukan di lokasi.
Pihak kepolisian yang ke lokasi juga telah melakukan olah TKP dan keterangan sejumlah saksi. Sedangkan jenazah korban untuk keperluan autopsi juga dibwa ke rumah sakit Bhayangkara Surabaya.
Pihak kepolisian saat ini menyatakan telah mengantongi identitas terduga pelaku dan secara intensif tengah melakukan perburuan terhadap terduga pelaku.
“Pelaku sudah kami identifikasi. Tim Reskrim sedang melakukan pengejaran. Kami pastikan pelaku segera ditangkap,” tegas AKBP Rovan. (frd)
What's Your Reaction?



