Gaung Zero Bullying Menggema di Karnaval SCTV, Ratusan Pelajar Jember Satukan Sikap

15 Nov 2025 - 18:55
Gaung Zero Bullying Menggema di Karnaval SCTV, Ratusan Pelajar Jember Satukan Sikap
Pelajar Gaungkan Jember Zero Bullying di Karnaval SCTV 2025. (Diskominfo for afederasi.com)

Jember (afederasi.com) — Seruan Zero Bullying menggema sejak pagi di Alun-Alun Jember Nusantara saat ribuan warga mengikuti rangkaian Karnaval SCTV 2025, Sabtu, 15 November 2025. Di antara keramaian acara hiburan tahunan itu, komitmen terhadap gerakan Zero Bullying muncul sebagai pesan utama, ketika peserta memulai hari dengan senam massal bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita.

Di panggung utama, gema Zero Bullying kembali menguat saat ratusan pelajar dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA berkumpul untuk membacakan Deklarasi Anti-Bullying. Dalam suasana yang penuh antusiasme itu, Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, menyerukan pentingnya menjadikan Zero Bullying sebagai gerakan bersama, bukan sekadar seremonial.

Heru menegaskan bahwa momen deklarasi ini harus menjadi titik balik untuk membangun budaya Zero Bullying di seluruh sekolah. Ia mengajak para pelajar tidak hanya menjadi pengawas perilaku perundungan, tetapi juga pelopor perubahan yang mampu menggerakkan lingkungan pendidikan menuju praktik Zero Bullying yang nyata.

Dalam sambutannya, Heru juga mengingatkan bahwa Zero Bullying tidak berhenti pada pencegahan kekerasan fisik ataupun verbal, melainkan mencakup segala bentuk perundungan, termasuk yang menjalar lewat ruang digital. Menurutnya, komitmen Zero Bullying harus hidup di setiap lini interaksi siswa.

Ketika ikrar anti perundungan dibacakan serempak, semangat Zero Bullying jelas mengalir di antara para pelajar. Mereka menyatakan tekad menolak segala bentuk bullying—baik disengaja maupun tidak disengaja—dan berkomitmen menyebarkan sikap positif sebagai bagian dari budaya Zero Bullying di sekolah masing-masing.

Di hadapan ratusan peserta, para pelajar mengucapkan janji untuk menjadi pelapor dan pelopor gerakan Zero Bullying. Mereka menegaskan kesiapan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah, sebagai langkah menuju generasi emas Indonesia 2045 yang menjunjung tinggi nilai Zero Bullying.

Penandatanganan naskah deklarasi menambah kuat simbol gerakan Zero Bullying. Ketua MAKI Korwil Jawa Timur bersama Ketua TP PKK Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, mendampingi pelajar yang secara simbolis memperkuat komitmen kolektif menuju Kabupaten Jember yang menjunjung prinsip Zero Bullying dalam kehidupan pendidikan sehari-hari.

Karnaval SCTV 2025 Jember pun menutup rangkaian kegiatannya dengan menegaskan kembali bahwa hiburan nasional dapat menjadi wahana penyebaran nilai-nilai Zero Bullying. Deklarasi tersebut menggambarkan tekad untuk menjadikan sekolah sebagai ruang aman, sehat, dan bebas dari perundungan, sekaligus menggerakkan Jember menuju masa depan yang sepenuhnya menjunjung semangat Zero Bullying. (gung)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow