Bupati Jember Tegaskan Reformasi Fiskal, Targetkan Tata Kelola Keuangan Lebih Bersih

15 Nov 2025 - 18:58
Bupati Jember Tegaskan Reformasi Fiskal, Targetkan Tata Kelola Keuangan Lebih Bersih
Bupati Jember Gus Fawait ketika diwawancarai. (Agung/afederasi.com)

Jember, (afederasi.com) — Dalam sidang paripurna DPRD yang berlangsung Sabtu, 15 November 2025, Bupati Jember menegaskan bahwa pemerintah daerah dan legislatif memiliki satu visi dalam membangun kemandirian fiskal. Di hadapan forum, Bupati Jember menyampaikan bahwa pemangkasan transfer pusat hingga Rp350 miliar tidak menjadi alasan pemerintah untuk menaikkan pajak daerah.

Pada kesempatan itu, Bupati Jember menjelaskan bahwa langkah yang ditempuh pemerintah adalah merapikan penarikan pajak yang sudah ada, bukan menambah beban baru. Menurut Bupati Jember, upaya menutup potensi kebocoran menjadi kunci agar pendapatan daerah dapat bergerak optimal tanpa mengganggu ekonomi masyarakat.

Terkait capaian PAD yang selama satu dekade tidak pernah mencapai target, Bupati Jember meminta DPRD turut menelisik akar persoalan. Bupati Jember menilai tahun 2026 akan menjadi momentum krusial karena seluruh perencanaan dan penganggaran mulai digarap oleh pemerintahan saat ini, sehingga evaluasi jangka panjang akan lebih terukur.

Sorotan mengenai rendahnya serapan anggaran 2025 juga mendapat tanggapan langsung dari Bupati Jember. Menurut Bupati Jember, hambatan terjadi akibat kebijakan efisiensi nasional melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025 serta keterlambatan pengadaan yang baru berjalan di triwulan IV.

Untuk mengantisipasi penumpukan pekerjaan di akhir tahun, Bupati Jember menegaskan perlunya percepatan penyusunan dokumen, penguatan koordinasi antarperangkat daerah, serta pengawasan lapangan yang lebih ketat. Bupati Jember menambahkan bahwa kondisi cuaca tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pembangunan.

Pada isu pendidikan, khususnya Sekolah Rakyat, Bupati Jember memaparkan perkembangan dua lokasi yang tengah dikerjakan. Bupati Jember menyebut Sekolah Rakyat tahap pertama di Patrang telah menampung 97 siswa sejak 15 Agustus 2025 dan menjadi model penyelenggaraan pendidikan alternatif gratis.

Sementara untuk Sekolah Rakyat berskala besar di kawasan Jember Sport Garden, Bupati Jember menyampaikan bahwa proses administratif seperti perizinan dan dokumen lingkungan tengah dirampungkan. Bupati Jember menargetkan fasilitas berkapasitas 1.000 siswa itu dapat beroperasi pada 2026 sebagai perluasan akses pendidikan gratis.

Menanggapi keluhan mengenai pendapatan parkir, Bupati Jember mengungkapkan rencana mengembalikan sistem parkir berlangganan melalui Peraturan Bupati. Bupati Jember menilai kebijakan itu akan memudahkan masyarakat sekaligus membantu meningkatkan pendapatan daerah secara stabil.

Dalam penutupannya, Bupati Jember menegaskan kembali komitmen untuk memperbaiki tata kelola anggaran dan mempercepat serapan pembangunan. Bupati Jember memastikan seluruh masukan fraksi menjadi pijakan dalam menyusun kebijakan yang lebih akuntabel dan berdampak langsung bagi masyarakat Jember.(gung)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow