PIKA-PI Group Dorong Peran Perempuan dalam Pertanian Lewat Kartini Tani

02 Aug 2024 - 20:39
PIKA-PI Group Dorong Peran Perempuan dalam Pertanian Lewat Kartini Tani
Ketua Umum PIKA-PI Group, Tata Rahmad Pribadi saat memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi program Kartini Tani di Banyuwangi. (Roni/afederasi.com)

Banyuwangi, (afederasi.com) – Program Kartini Tani, inisiatif Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA-PI) Group, kembali menyapa masyarakat. Kali ini, sosialisasi digelar di Dusun Krajan, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat (2/8/2024), dengan antusiasme luar biasa dari ratusan ibu-ibu setempat.

Ketua Umum PIKA-PI Group, Tata Rahmad Pribadi, memimpin acara dengan membagikan pengalaman pribadinya dalam bertani di pekarangan rumah. Ceritanya tentang perjuangan menanam anggrek dan hidroponik memotivasi para peserta yang hadir. "Awalnya, saya mencoba menanam anggrek di rumah. Pertama-tama ada yang mati, namun dengan kesabaran dan ketelatenan, anggrek yang saya tanam bisa tumbuh dengan baik," ucap Tata, disambut tepuk tangan meriah dari peserta.

Tata menekankan bahwa pertanian membutuhkan kesabaran dan keuletan, kualitas yang dimiliki oleh banyak ibu-ibu. Ia juga optimis bahwa para Kartini Tani akan mampu memajukan sektor pertanian, bahkan mungkin melebihi capaian para petani pria. "Pertanian sangat cocok dilakukan ibu-ibu. Saya optimis Kartini Tani akan mampu memajukan sektor pertanian," tambahnya dengan nada bercanda.

Diluncurkan pertama kali di Bogor pada Februari 2024, Kartini Tani adalah upaya PIKA-PI Group untuk meningkatkan peran serta perempuan dalam pertanian berkelanjutan. Program ini mendorong ibu-ibu untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah guna membantu perekonomian keluarga dan mendorong pertumbuhan UMKM.

Pada praktiknya, PIKA-PI Group membentuk Kelompok Wanita Tani (KWT) di seluruh Indonesia, memberikan pendampingan serta pelatihan untuk mendukung kegiatan pertanian mereka. "Kartini Tani Indonesia harus bisa menjadi contoh dan inspirasi serta berperan dalam mendukung ketahanan pangan nasional," ujar Tata.

Mendampingi Ketua PIKA-PI Group, Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia, Tri Wahyudi Saleh, menjelaskan bahwa Kartini Tani adalah bagian dari program pemasaran 'Pupuk Indonesia Menyapa'. "Kartini Tani akan sangat memberi kontribusi positif, terlebih 33 persen tenaga kerja sektor pertanian adalah perempuan," katanya.

Untuk menyemangati para Kartini Tani di Banyuwangi, dua petani perempuan sukses dampingan PIKA-PI Group turut dihadirkan. Siti Fatimah dari KWT Pucang Anom menceritakan bahwa kelompoknya telah sukses membudidayakan buah naga, sayuran, dan empon-empon, menghasilkan berbagai produk olahan seperti dodol buah naga, sirup, saus tomat, dan ragam minuman kesehatan.

"Kami ucapkan terima kasih, banyak ilmu yang kami dapatkan. Kami ingin Kartini Tani bisa terus berkembang dan berkelanjutan," paparnya.

Dalam sosialisasi ini, bantuan 500 kilogram Phonska Plus untuk KWT Banyuwangi dan 10 paket Petro Phonic, pupuk khusus tanaman hidroponik, diserahkan kepada KWT Pelataran Hayu. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua PIKA-PI Group dari anak perusahaan PT Pupuk Indonesia, menandai komitmen bersama untuk mendukung pertanian berkelanjutan. (ron/dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow