EPPD, Pemkab Jombang Raih Peringkat 4 Nasional

27 Apr 2026 - 05:58
EPPD, Pemkab Jombang Raih Peringkat 4 Nasional
Menerima Penghargaan Bupati Warsubi dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-XXX yang digelar di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, pada Senin (27/4/2026). (Foto: Istimewa)

Jakarta, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Warsubi, S.H., M.Si., Jombang berhasil menembus jajaran terbaik nasional dalam Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Warsubi dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-XXX yang digelar di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, pada Senin (27/4/2026).

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Dalam Negeri RI, Kabupaten Jombang menduduki peringkat ke-4 secara nasional untuk kategori kabupaten. Capaian ini semakin istimewa karena Jombang berhasil meraih status nilai "Tinggi" dengan skor 3,5962.

Prestasi Jombang ini menjadi salah satu dari 15 kabupaten terbaik di Indonesia yang menerima apresiasi langsung dari Pemerintah Pusat. Piagam penghargaan dan trofi EPPD diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya, kepada para kepala daerah berprestasi.

Usai menerima penghargaan, Bupati Warsubi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat Jombang. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi seluruh elemen Kabupaten Jombang.

"Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah kerja keras seluruh jajaran OPD di lingkup Pemkab Jombang yang berkolaborasi dengan lintas sektor serta partisipasi dan dukungan luar biasa dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Jombang," ujar Warsubi.

Orang nomor satu di Jombang itu juga menegaskan bahwa capaian ini membuktikan komitmen serius pemerintahannya dalam menjalankan roda pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Peringatan Hari Otoda ke-30 tahun ini mengusung tema "Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita." Dalam amanatnya, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menekankan bahwa evaluasi seperti EPPD penting untuk memastikan otonomi daerah benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat.

EPPD merupakan instrumen penilaian tahunan yang dilakukan pemerintah pusat terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah provinsi maupun kabupaten/kota. Penghargaan untuk penilaian tahun 2025 ini secara resmi tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7-739 Tahun 2026.

Keberhasilan ini tidak membuat Pemkab Jombang berpuas diri. Bupati Warsubi menyatakan bahwa prestasi ini akan menjadi pemacu semangat untuk terus berinovasi, mengoptimalkan potensi lokal, serta memperkuat kebijakan otonomi daerah yang pro-rakyat.

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk terus berinovasi demi Jombang yang lebih maju dan sejahtera untuk semua. Mohon doa dan dukungan selalu," pungkasnya.

Dengan raihan ini, Kabupaten Jombang semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pemerintahan terbaik di Indonesia, sejajar dengan daerah-daerah besar lainnya dalam mewujudkan pelayanan publik prima dan kesejahteraan masyarakat. (san).

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow