Dampingi Gubernur Khofifah, Plt Bupati Tulungagung Sebut Revitalisasi Sekolah Bentuk Pendidikan Adaptif

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengapresiasi peresmian program revitalisasi sekolah dan program SIKAP oleh Gubernur Khofifah di SMKN 1 Tulungagung.

14 May 2026 - 21:39
Dampingi Gubernur Khofifah, Plt Bupati Tulungagung Sebut Revitalisasi Sekolah Bentuk Pendidikan Adaptif
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, saat menghadiri peresmian Program Revitalisasi SLB, SMA, dan SMK untuk wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. Agenda strategis ini dipusatkan di SMKN 1 Tulungagung (deny/afederasi.com)

Tulungagung, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menegaskan dukungan penuhnya terhadap penguatan kualitas pendidikan vokasi yang modern dan relevan dengan dunia industri. Melalui sinergi program revitalisasi sekolah, fasilitas pendidikan kejuruan kini didorong agar lebih adaptif terhadap dinamika pasar kerja global. 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, saat menghadiri peresmian Program Revitalisasi SLB, SMA, dan SMK untuk wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan. Agenda strategis ini dipusatkan langsung di SMKN 1 Tulungagung dan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Baharudin menyampaikan apresiasi tertinggi atas perhatian besar yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap percepatan mutu pendidikan di wilayahnya. Menurutnya, perbaikan sarana fisik ini merupakan fondasi vital dalam mencetak generasi muda yang kompetitif.

"Kehadiran Ibu Gubernur merupakan wujud nyata perhatian terhadap kualitas pendidikan vokasi," ujar Ahmad Baharudin di SMKN 1 Tulungagung.

Selain meresmikan perbaikan gedung dan fasilitas sekolah, agenda tersebut juga menandai peluncuran program SIKAP. Program ini diintegrasikan ke dalam ekosistem sekolah sebagai bagian penting dalam membangun ketahanan pangan.

Baharudin menjelaskan bahwa pembenahan infrastruktur pendidikan tidak boleh sekadar dimaknai sebagai pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, transformasi ini harus menyentuh aspek kesiapan mental, karakter, dan keterampilan para siswa di era digital.

"Program revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan sarana dan prasarana," tegas Baharudin.

Ia menambahkan, ketatnya persaingan di dunia kerja menuntut lembaga pendidikan kejuruan untuk terus berinovasi. Oleh karena itu, SMKN 1 Tulungagung yang menjadi salah satu sekolah unggulan diharapkan mampu melahirkan lulusan yang siap pakai, baik untuk bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan studi.

"Fasilitas ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif," lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung memastikan akan mengawal keberlanjutan kolaborasi ini bersama pemerintah pusat, provinsi, dan mitra dunia usaha. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dan berdaya saing tinggi.

Baharudin berharap momentum peresmian ini dapat memicu semangat baru bagi seluruh tenaga pendidik dan siswa di Kabupaten Tulungagung untuk terus mencetak prestasi.

"Semoga program bantuan revitalisasi sekolah ini membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan," pungkasnya.(dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow