Bupati Kediri Dorong Pelestarikan Tradisi Guna Perkembangan Desa Wisata

30 Apr 2023 - 21:28
Bupati Kediri Dorong Pelestarikan Tradisi Guna Perkembangan Desa Wisata
Acara Grebeg Syawal di Desa Sonorejo Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, Sabtu (29/4/2023) kemarin. (foto : Pemkab Kediri).

Kediri, (afederasi.com) - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendorong agar tradisi di Bumi Panjalu terus digiatkan.

Hal ini bertujuan untuk pengembangan desa wisata yang saat ini tengah digencarkan oleh pemerintah daerah setempat. 

Seperti halnya di Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol yang menyelenggarakan Grebek Syawal di Area Wisata Sumber Agung, Sabtu (29/4/2023) kemarin.

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan pentas pagelaran seni wayang kulit semalam suntuk.

Kegiatan tersebut diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan mengarak tumpeng tersebut mengelilingi Sumber Agung Sonorejo. Setelah diarak, tumpeng tersebut langsung dibagikan kepada warga.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Dr. Sonny Subroto Maheri Laksono pada kesempatan tersebut mengharapkan agar kedepan kegiatan ini bisa menjadi agenda besar dan masuk dalam kalender Pariwisata Kabupaten Kediri. Sonny menyampaikan, Mas Dhito sangat mensupport dan mengpresiasi kegiatan tersebut. 

"Mas Dhito berharap agar tradisi ini dapat dilestarikan agar dapat mendukung berkembangnya kawasan desa wisata yang komprehensif sehingga dapat mengangkat perekonomian warga sekitar," jelasnya, Minggu (30/4/2023).

Sementara itu, Kepala Desa Sonorejo H. Ahmad Choliq Efendi menjelaskan grebeg syawal ini terlaksana sebagai wujud kegembiraan dan rasa syukur setelah satu bulan penuh berpuasa pada bulan Suci Ramadhan.

"Dengan kegiatan grebeg syawal ini mengingatkan kita bahwa saat ini kita itu bagaikan selembar kertas putih pada diri dan hati kita semua," terangnya. 

Choliq panggilan akrabnya menambahkan, grebeg syawal ini ditujukan sebagai pengingat pegangan bagaimana mempunyai hati dan pikiran yang bersih dan suci. Untuk menjaga agar tetap bersih dan suci, manusia haru bisa menjaga lidah karena sangat tajam yang dapat melukai orang lain. Tak hanya itu, dalam perkembangan zaman ini, ia mengingatkan agar semakin cerdas dalam menggunakan media sosial.

"Harus lebih padai menyaring berita hoax, menebar kebencian, iri maupun dengki karena dapat mengadu domba dan merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," pungkasnya. (sya/dn/adv/kominfo) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow