Mencicipi Angsle Cak Nono di Kepatihan Jombang: Nikmatnya Kuah Santan Jahe Bikin Rindu

24 Jun 2026 - 22:38
Mencicipi Angsle Cak Nono di Kepatihan Jombang: Nikmatnya Kuah Santan Jahe Bikin Rindu
Cak Nono penjual angsle saat melayani pembeli, Rabu (24/06/2026).(Foto: Santoso/afederasi.com)

Jombang, (afederasi.com) – Hujan yang mengguyur Kabupaten Jombang pada Rabu malam (24/06/2026) tampaknya tak menyurutkan niat para pecinta kuliner untuk mencari kehangatan. 

Di sebuah lapak sederhana di Jalan Urip Sumoharjo, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, terlihat antrean pembeli setia yang ingin menikmati semangkuk angsle khas Jember buatan Cak Nono.

Bagi masyarakat Indonesia, angsle bukanlah nama asing. Minuman atau lebih tepatnya hidangan penutup tradisional berkuah santan dan jahe ini memang selalu menjadi primadona di kala udara dingin atau musim penghujan tiba.

Rasanya yang legit dengan sentuhan pedas hangat dari jahe mampu menghangatkan tubuh sekaligus menenangkan pikiran.

Ditemui saat melayani pembeli, Suwarno (45), atau yang akrab disapa Cak Nono, adalah pria asli Kabupaten Jember yang kini menetap dan merintis usaha angsle di perantauan.

Sudah delapan tahun lamanya ia berjualan angsle di jalan protokol Jombang. Setiap hari, dengan setia, ia membuka lapaknya mulai pukul 16.00 WIB hingga dagangan habis.

Satu porsi angsle racikan Cak Nono dibanderol dengan harga Rp 8.000 saja. Harga yang tergolong ramah di kantong untuk sejumlah isian yang melimpah.

"Untuk satu porsi, isiannya ada ketan, roti, mutiara, sama kacang. Kuahnya pakai santan dan jahe," terang Cak Nono kepada media afederasi.com, Rabu (24/06/2026).

Meskipun menjual angsle khas Jember, Cak Nono mengaku tidak kesulitan mencari pelanggan di Jombang. Justru, rasa angsle buatannya yang nikmat dengan kuah santan yang gurih dan legit telah menarik perhatian banyak orang, bahkan dari luar kota.

"Bahan baku memang naik, tapi alhamdulillah pelanggan tetap ramai. Setiap hari saya bisa menjual 100 porsi angsle," ujarnya bangga.

Ia menambahkan, para pelanggannya tidak hanya berasal dari Jombang dan sekitarnya, tetapi juga dari Gresik dan Mojokerto. Mereka rela datang khusus hanya untuk menikmati semangkuk angsle hangat buatan Cak Nono.

Angsle memiliki keunikan tersendiri dibandingkan hidangan kuah santan lainnya.

Berbeda dengan kolak yang menggunakan gula merah, angsle memakai gula pasir sehingga menghasilkan kuah yang lebih bening dan segar. Kombinasi santan, jahe, dan daun pandan menciptakan aroma yang khas dan menggoda selera .

"Angsle pakai santan, rasanya sangat nikmat apalagi diminum selagi hangat," tutur Dwi salah seorang pelanggan setia yang ditemui di lokasi.

Isian yang beragam seperti ketan yang pulen, roti tawar yang lembut, mutiara yang kenyal, dan kacang tanah yang gurih memberikan sensasi tekstur yang sempurna di setiap suapan.

Ditambah kuah jahe yang menghangatkan tubuh, angsle menjadi pilihan tepat untuk mengusir dingin dan menemani malam hari.

Bagi Anda yang sedang berkunjung ke Jombang dan mencari kuliner malam yang hangat dan mengenyangkan, angsle Cak Nono di Jalan Urip Sumoharjo bisa menjadi destinasi wisata kuliner yang sayang untuk dilewatkan.(san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow