Update Mayat Dalam Karung, Polisi Buru Ayah Korban

Penemuan mayat dalam karung di Dusun Kunir Desa Bulupasar Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri pada Sabtu (8/7/2023) pagi lalu masih menyisakan banyak misteri.

10 Jul 2023 - 16:31
Update Mayat Dalam Karung, Polisi Buru Ayah Korban
Lokasi penemuan mayat dalam karung di area persawahan di Dusun Kunir Desa Bulupasar Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri, Sabtu (8/7/2023). (foto : ist).

Kediri, (afederasi.com) - Penemuan mayat dalam karung di Dusun Kunir Desa Bulupasar Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri pada Sabtu (8/7/2023) pagi lalu masih menyisakan banyak misteri.

Korban yang diketahui bernama Desy Nurlailatul Khoiriyah (20) gadis asal Desa Banggle, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri itu dinyatakan mati tak wajar atau korban pembunuhan.

Kini polisi tengah melakukan pencarian kepada sang ayah, Suprapto (47) yang menghilang usai kontak terakhir dengan korban. 

"Dari dokter RS Bhayangkara menyatakan bahwa mayat atau jenazah dari korban itu meninggal pada saat keadaan setengah sadar. Ia meninggal di dalam karung dengan posisi terikat dikarenakan adanya air yang masuk ke paru-paru," kata Kanit Pidum Polres Kediri Ipda Dandy Fitra Ramadhan, Senin (10/7/2023). 

"Bapak korban juga belum mendapat keterangan, karena yang bersangkutan belum kita temukan," imbuhnya. 

Diketahui, Suprapto juga menghilang sejak Kamis (6/7/2023) siang. Pria asal Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri itu sempat memberitahu istrinya, Sulastri bahwa ia sedang berada di Kabupaten Lamongan untuk mencarikan pekerjaan korban.

Suprapto adalah orang yang terakhir bersama korban. Tak heran apabila pihak keluarga mencurigainya sebagai pelaku dalam pembunuhan itu. 

"Dia (Suprapto - red) menggunakan HP korban untuk memberitahu keberadaanya di Lamongan. Tetapi kita tidak begitu saja percaya," terang Dandy. 

Polisi sendiri, kata Dandy sejauh ini telah melakukan pemeriksaan terhadap sedikitnya 5 orang saksi dalam kasus kematian gadis di dalam karung tersebut. Saksi tersebut terdiri dari orang yang menemukan dan pihak keluarga korban.

"Untuk luka ada dibagikan ubun- ubun, ada benda tumpul dan memar pada tangan, mungkin karena posisi terikat," papar Dandy. 

Sementara itu, dugaan pelaku mengarah pada satu orang. Meski begitu, Dandy tidak mau berspekulasi lebih jauh. Ia meminta doa kepada seluruh warga di Kediri agar bisa segera menemukan pelaku. 

"Mohon doanya dan mungkin sampai dengan sekarang kita terus melakukan penyelidikan tentang keberadaan dari pelaku. Sementara dugaan pelaku ada satu orang. Dan barang milik korban yang hilang usai kejadian ada cincin, hp dan sepeda motor," tutup Ipda Dandy.(sya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow