Trenggalek Jalin Kerjasama Pendidikan Internasional, Bupati Arifin Teken LoI dengan Universitas Gyeongnam Namhae Korea Selatan

25 Jun 2025 - 21:42
Trenggalek Jalin Kerjasama Pendidikan Internasional, Bupati Arifin Teken LoI dengan Universitas Gyeongnam Namhae Korea Selatan
Bupati Mochamad Nur Arifin resmi menandatangani Letter of Intent (LoI) kerja sama di bidang pendidikan dengan University of Gyeongnam Namhae, Korea Selatan (humas for afederasi.com)

Trenggalek, (afederasi.com) - Langkah strategis kembali diambil Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Bupati Mochamad Nur Arifin resmi menandatangani Letter of Intent (LoI) kerja sama di bidang pendidikan dengan University of Gyeongnam Namhae, Korea Selatan, pada Rabu (25/6/2025).

Penandatanganan kesepakatan awal ini berlangsung di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) PT Solusi Terampil Global, Kabupaten Mojokerto. LoI tersebut merupakan bentuk pernyataan niat antara Pemkab Trenggalek dan Universitas Gyeongnam Namhae untuk membuka jalur pendidikan dan pelatihan internasional yang akan berlaku selama dua tahun ke depan sebelum ditindaklanjuti ke tahap Memorandum of Understanding (MoU).

“Kerjasama ini bukan sekadar gelar atau degree, tapi juga bersifat dual track, dengan orientasi global. Lulusan program ini nantinya langsung bisa diserap oleh dunia kerja di Korea Selatan,” ungkap Bupati Arifin usai penandatanganan.

Bupati Arifin pun mengajak masyarakat Trenggalek, khususnya para pemuda, untuk memanfaatkan peluang ini sebagai upaya peningkatan kapasitas diri. Menurutnya, etos kerja masyarakat Trenggalek telah dikenal baik, dan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi mitra luar negeri.

“Trenggalek dilirik secara khusus karena terbukti tenaga kerjanya memiliki kualitas kerja yang tinggi. Silakan bagi warga yang berminat, bisa langsung menghubungi Dinas Tenaga Kerja atau instansi terkait lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Young-Sik Noh, Presiden University of Gyeongnam Namhae menjelaskan, provinsi Gyeongnam merupakan pusat industri alat berat, perkapalan, hingga dirgantara di Korea Selatan.

“Kami tengah mengalami kekurangan tenaga kerja, khususnya dari kalangan profesional muda. Melalui kerja sama ini, kami ingin merekrut mahasiswa internasional, terutama dari Indonesia, untuk belajar dan kemudian bekerja di bidang industri kami,” jelasnya.

Kerja sama ini membuka babak baru hubungan pendidikan antara Trenggalek dan Korea Selatan, sekaligus menjadi jembatan bagi pemuda daerah untuk menembus pasar kerja global.(pb/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow