Tragedi Pembunuhan di Jagakarsa: Ayah Diduga Pelaku, Ibu Korban KDRT

Misteri kematian empat anak di bawah umur yang ditemukan tak bernyawa di Jagakarsa, Jakarta Selatan, semakin kompleks.

07 Dec 2023 - 08:58
Tragedi Pembunuhan di Jagakarsa: Ayah Diduga Pelaku, Ibu Korban KDRT
Ilustrasi KDRT - Suami KDRT Menurut Islam (Pexels)

Jagakarsa, (afederasi.com) - Misteri kematian empat anak di bawah umur yang ditemukan tak bernyawa di Jagakarsa, Jakarta Selatan, semakin kompleks. Polisi belum dapat memastikan pelaku pembunuhan, namun ayah kandung mereka, berinisial P, diduga kuat terlibat, mengingat keberadaannya di dalam rumah kontrakan saat kejadian tragis tersebut.

Peristiwa menyedihkan ini terjadi di Jalan Kebagusan Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, di mana empat anak ditemukan tewas di atas kasur. Satu-satunya orang yang ditemukan di rumah tersebut adalah ayah korban, P, yang dalam kondisi terlentang di kamar mandi dengan luka gores di tangan dan sebilah pisau menancap di tubuhnya.

Istri P, berinisial D, tengah mendapat perawatan intensif setelah menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). "Berdasarkan laporan polisi Polsek Jagakarsa, yang menerima laporan dari kakaknya saudari D. Saudari D, istri saudara P menerima KDRT, terlapornya saudara P." jelas Kombes Ade Ary Syam seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Meskipun D belum dapat dimintai keterangan karena masih dirawat di rumah sakit, polisi sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan KDRT yang dialaminya.

Ade Ary tidak tergesa-gesa menyimpulkan apakah P melakukan bunuh diri. "Masih kami dalami, faktanya tadi ditemukan terlentang, ada pisau di tubuh dan tangan berdarah," ungkapnya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Sebelum tragedi itu terjadi, warga Jagakarsa digegerkan oleh penemuan empat jasad anak di bawah umur yang diduga kuat menjadi korban pembunuhan oleh ayah mereka, P. Saat ditemukan, P sedang berusaha bunuh diri dengan lengan berlumur darah dan pisau menancap di tubuhnya.

Dalam rumah kontrakan tersebut, penyidik menemukan pesan yang diduga ditulis oleh P untuk istrinya, D. Pesan tersebut berbunyi, "Puas Bunda, Tx For All," dan ditulis dengan tinta merah mirip darah seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Meski begitu, Ade Ary menekankan bahwa penyelidikan masih berlangsung, dan pihak kepolisian akan melakukan uji laboratoris terkait tulisan tersebut. "Kami temukan ada tulisan berwarna merah di lantai, masih didalami ditulis siapa, warna merah apa. Harus pasti, tidak boleh berandai-andai," jelasnya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow