SPPG Wungu Madiun Diresmikan, Kapolres: Makanan Sekolah Dijamin 'Bersih' dari Formalin dan Sianida!

29 Sep 2025 - 15:39
SPPG Wungu Madiun Diresmikan, Kapolres: Makanan Sekolah Dijamin 'Bersih' dari Formalin dan Sianida!
Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, saat potong pita lounching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Madiun di Mojopurno, Kecamatan Wungu, Senin (29/9/2025). (ist)

​Madiun, (afederasi.com) - Program pemenuhan gizi untuk pelajar di Kabupaten Madiun terus digeber dengan jaminan keamanan pangan yang ketat. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Madiun di Mojopurno, Kecamatan Wungu, resmi diluncurkan pada Senin (29/9/2025), membawa misi besar: melindungi siswa dari makanan berbahaya.

​Peresmian yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi daerah, termasuk Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, serta Ketua DPRD Fery Sudarsono.

​Dalam sambutannya, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menegaskan bahwa kualitas dan keamanan pangan adalah prioritas utama SPPG Bhayangkari di Wungu. "Kami mengawal 25 sekolah dengan total 2.900 siswa. Ke depan akan ditambah dua lagi di Mejayan dan Gemarang," jelasnya.

​Jaminan keamanan itu tak main-main. AKBP Kemas menyatakan bahwa Tim Dokkes khusus diturunkan untuk memastikan setiap menu makanan yang didistribusikan bebas dari kandungan berbahaya seperti formalin atau sianida. 

"Insyaallah higienis," tegas Kapolres. Pihaknya juga menyiapkan koordinasi cepat dengan aparat penegak hukum untuk penanganan segera jika terjadi insiden keracunan dari makanan luar sekolah.
​Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto memuji perluasan program ini. Awalnya ditargetkan hanya 36 titik, kini sudah diperluas untuk pemerataan. 

"Saat ini sudah ada 31 SPPG. Mudah-mudahan sampai Desember bisa selesai sekitar 52 titik dengan penerima manfaat sebanyak 92.500 siswa," ujar Bupati. Bupati menjamin, mekanisme pengawasan telah disiapkan berlapis, melibatkan ahli gizi, dokter, hingga evaluasi rutin dari tim MBK Pusat.

​Program SPPG Bhayangkari ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dan mendukung pertumbuhan generasi muda Madiun yang sehat dan cerdas, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.(hen)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow