Serangan Israel Mengguncang RS Indonesia di Gaza: Kondisi Terkini dan Upaya Kemanusiaan
RS Indonesia di Gaza menjadi korban serangan dari tentara Israel, dan kondisi terkini fasilitas medis ini mengekhawatirkan.
Gaza, (afederasi.com) - RS Indonesia di Gaza menjadi korban serangan dari tentara Israel, dan kondisi terkini fasilitas medis ini mengekhawatirkan. Dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan Palestina pada Senin (20/11/2023) bahwa serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada peralatan medis dan merugikan fungsi RS.
RS Indonesia di Gaza, sebagai satu-satunya fasilitas medis yang masih beroperasi di Kota Gaza dan wilayah bagian utara, saat ini mengalami kesulitan berat. Seluruh RS lain di Gaza telah berhenti beroperasi, meninggalkan RS Indonesia sebagai harapan terakhir bagi warga setempat.
Pasien Menumpuk dan Pasokan Medis Terbatas
Sejak RS Indonesia di Gaza lumpuh total 4 hari lalu karena pasien menumpuk akibat serangan Israel, keadaan menjadi semakin kritis. RS ini juga menghadapi kekurangan pasokan medis, yang menyulitkan pelayanan kepada para pasien. Video yang beredar menunjukkan kondisi penuh darah dan kekacauan di lorong-lorong RS Indonesia Gaza.
Keterbatasan Pelayanan dan Kerusakan Pada Fasilitas
Rekaman video dari akun Instagram @/mercindonesia menunjukkan bahwa ruang ICCU RS Indonesia di lantai 3 mengalami mati lampu, menyulitkan petugas medis dalam memberikan pelayanan. Di samping itu, video yang diunggah oleh @/anasjamal44 menampilkan tank tentara Israel yang masih berada di luar RS Indonesia Gaza, memberikan serangan ke area sekitar RS. Ruang operasi utama di RS juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.
Korban Jiwa dan Relawan MER-C
Video dari akun @/bangonimcare (22/11/2023) menggambarkan mayat-mayat tergeletak di dalam ruangan RS Indonesia Gaza, yang diduga tewas akibat serangan tentara Israel. Namun, tiga relawan MER-C yang berada di RS, yakni Reza Adilla Kurniawan, Fikri Rofiul Haq, dan Farid Zanjabil Al Ayubi, dalam keadaan sehat meskipun komunikasi ke RS Indonesia terbatas. Mereka bersama para pasien dan warga yang mengungsi dan berlindung di rumah sakit, dan akan berpindah ke selatan bersama warga yang selamat.
Kondisi RS Indonesia di Gaza sangat mengkhawatirkan, dan masyarakat berharap agar ada genjatan senjata segera untuk menghindari lebih banyak korban. Koalisi internasional dan lembaga kemanusiaan diharapkan dapat berperan aktif untuk mengamankan fasilitas medis dan melindungi nyawa warga sipil yang terancam. (mg-1/jae)
What's Your Reaction?



