Pura-pura Membeli Gula Dan Telur, Emak-Emak Gasak Uang Pemilik Toko Jutaan Rupiah
Gresik, (afederasi.com) - Kasus aksi pencurian sebuah toko kebutuhan bahan pokok (sembako) di desa Petis Benem Kecamatan Duduk Sampean Gresik Jawa Timur, pelaku berhasil menguras uang belasan juta rupiah yang seyogyanya untuk kulakan diduga dilakukan emak-emak.
Erni pemilik toko yang juga istri dari Kepala Desa Petis Benem menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya. Menurut Erni, pelakunya adalah seorang perempuan. Memakai pakaian serba panjang. Berkerudung. Masih mengenakan helm. Beraksi seorang diri.
Erni menuturkan lebih lanjut, pelaku bertanya apa tokonya jualan minuman teh botolan, dijawab tidak punya. Kemudian pelaku berpura-pura menelepon, dan menanyakan harga gula berapa per kilogramnya.
"Dia bilang wes gini aja, kasih 15 kilogram, saya siapkan. Kemudian minta ditambah telur 5 kilogram, saya tatakan. Dia masuk lewat sini, dompet langsung diambil, gula telur yang sudah disiapkan ditinggal," ujarnya, Jumat (13/10/2023).
Kurang lebih hampir 20 juta uang yang dibawa kabur oleh pelaku. Erni baru tersadar ketika sedang kulakan rokok melalui online.
Kemudian saat mau membayar ternyata dompetnya sudah ludes.
"Uang buat kulakan beli gula, rokok, beras, Tidak jadi kulakan uangnya ludes. Berarti nipu saya bayar rokok dompet hilang," katanya lagi.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik, Ipda Andhika Komang mengatakan, sudah mendatangi lokasi kejadian warung Ar Rohmah di Petisbenem. Pihaknya telah melakukan penyelidikan lebih mendalam dengan melihat rekaman CCTV.
"Kami mendalami kasus tersebut, mendatangi ke TKP melihat CCTV lebih mendalam. Pelaku terekam CCTV meski tidak terlihat jelas wajah pelaku," ujarnya.
Diduga pelaku pencurian ini pernah datang ke toko. Sempat melihat atau 'menggambar lokasi' hingga pada akhirnya berujung terjadinya aksi pencurian. (frd)
What's Your Reaction?



