Polisi Ungkap Kematian Balita di Ngantru, Ternyata Diracun Oleh Ibunya
Melalui serangkaian penyelidikan dan autopsi, Kepolisian Resor Tulungagung mengungkap bahwa kematian korban disebabkan oleh diracun oleh ibu kandungnya sendiri.
Tulungagung, (afederasi.com) - Kasus tragis menimpa warga Tulungagung ketika balita berusia lima tahun, SF, ditemukan tewas di rumahnya.
Melalui serangkaian penyelidikan dan autopsi, Kepolisian Resor Tulungagung mengungkap bahwa kematian korban disebabkan oleh diracun oleh ibu kandungnya sendiri.
Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi, menjelaskan bahwa hasil autopsi menyatakan SF meninggal karena zat beracun di dalam lambungnya.
"Hasil autopsi jenazah korban SF (5) menunjukkan bahwa kematian korban disebabkan oleh zat beracun yang ditemukan di dalam lambungnya," ungkap AKBP Teuku Arsya Khadafi pada Jumat (23/2/2024).
Penyidikan selanjutnya mengungkap bahwa ibu kandung korban, Yunyiar Maharani (32), mengakui telah membunuh anaknya dengan memberikan campuran obat-obatan dan racun.
"Saudari tersangka YM (Yunyiar Maharani) ini memang punya niat untuk melakukan bunuh diri bersama dengan anaknya," tambahnya.
Kejadian tragis tersebut terjadi setelah Yunyiar menjemput anaknya dari rumah mertua, lalu mencampur sejumlah obat-obatan dan racun yang diberikan kepada balitanya.
Saat suaminya pulang, Yunyiar juga mencoba mengakhiri hidup dengan minum racun. Meskipun ibunya berhasil diselamatkan, SF tidak tertolong karena tidak ada yang mengetahui bahwa ia diracun.
Kapolres menambahkan bahwa upaya bunuh diri bersama ini dilakukan karena Yunyiar dan suaminya sering bertengkar, menyebabkan ketidakharmonisan dalam keluarga.
Persoalan kecil memicu pertengkaran, dan ancaman suami untuk meninggalkannya dengan membawa anaknya menjadi puncak tragis yang memicu niat bunuh diri bersama.
Kejanggalan atas kematian SF pertama kali terungkap saat neneknya curiga karena suhu tubuhnya semakin dingin.
Polisi, setelah menerima laporan, membawa korban ke RSUD dr Iskak untuk autopsi lebih lanjut guna mengungkap kebenaran di balik kematian yang tragis ini.(dn)
What's Your Reaction?



