Pastikan Keamanan Wisatawan, Polres Trenggalek Siagakan Patroli Intensif di Titik Rawan
Polres Trenggalek memperketat pengamanan di sejumlah destinasi wisata selama libur panjang May Day 2026, terutama di kawasan JLS dan pesisir Watulimo.
Trenggalek, (afederasi.com) – Jajaran Polres Trenggalek memperketat pengamanan di sejumlah destinasi wisata menyusul lonjakan kunjungan pelancong pada momen libur panjang May Day 2026. Langkah strategis ini diambil dengan menambah intensitas patroli guna menjamin keamanan serta kenyamanan para wisatawan yang memadati wilayah Bumi Menak Sopal.
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasihumas AKP Katik menyatakan bahwa kesiapsiagaan personel telah ditingkatkan sejak dimulainya libur peringatan Hari Buruh pada 1 Mei kemarin. Pihaknya memfokuskan pengawasan pada titik-titik keramaian, terutama di wilayah pesisir yang menjadi magnet utama kunjungan.
"Saat libur panjang, biasanya diikuti peningkatan jumlah wisatawan ke lokasi pesisir seperti Watulimo, Panggul, dan Munjungan," ujar AKP Katik pada Sabtu (2/5/2026).
Untuk wilayah Watulimo yang diprediksi mengalami lonjakan paling signifikan, Polres Trenggalek memberikan perhatian khusus. AKP Katik menjelaskan bahwa pengamanan di wilayah tersebut mendapat bantuan kekuatan tambahan langsung dari markas komando (Mako) Polres, sementara wilayah Panggul dan Munjungan dikelola oleh Polsek setempat.
Petugas kepolisian kini telah disebar secara merata di berbagai titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi. Pemetaan pengamanan dimulai dari kawasan Durenan, Jalur Lintas Selatan (JLS), hingga jalur utama menuju Watulimo melalui Gemaharjo untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
"Khusus Watulimo, kita pertebal dengan backup perkuatan dari Polres," tegas AKP Katik.
Di setiap lokasi wisata, sedikitnya tiga hingga lima personel patroli diterjunkan untuk bersiaga. Dalam menjalankan tugasnya, kepolisian juga bersinergi dengan pemangku kepentingan terkait serta pihak pengelola destinasi wisata guna memastikan pengawasan berjalan menyeluruh.
Menariknya, pola pengamanan yang diterapkan tidak hanya bersifat pasif. Para petugas di lapangan diinstruksikan untuk melakukan pendekatan humanis dengan menyapa dan berdialog langsung dengan para pengunjung yang sedang menikmati masa liburan.
“Ini sekaligus media edukasi dan sosialisasi menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas,” tambahnya.
Melalui interaksi tersebut, kepolisian berharap masyarakat merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat di tengah kerumunan. Fokus utama dari operasi ini adalah memastikan situasi tetap kondusif sehingga para wisatawan dapat menikmati liburan mereka tanpa gangguan keamanan.
"Intinya bagaimana upaya kita mewujudkan situasi tetap kondusif dan wisatawan merasakan manfaat kehadiran Polri," pungkas AKP Katik.(pb/dn)
What's Your Reaction?

