Konvoi Pesilat di Tulungagung Ricuh, Kaca Mobil Resmob Macan Agung Pecah Dilempar Batu

Konvoi ribuan pesilat di Kecamatan Pakel, Tulungagung, diserang sekelompok pemuda saat melintas di area persawahan. Kaca mobil Resmob Macan Agung pecah akibat lemparan batu.

28 Jun 2026 - 21:22
Konvoi Pesilat di Tulungagung Ricuh, Kaca Mobil Resmob Macan Agung Pecah Dilempar Batu
Sebuah mobil milik tim Resmob Macan Agung Polres Tulungagung mengalami kerusakan pada bagian kaca depan (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – Kericuhan terjadi saat ribuan pesilat melakukan konvoi di wilayah Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Minggu (28/6/2026) dini hari. Aksi saling lempar batu tak terhindarkan setelah konvoi tersebut diserang oleh sekelompok pemuda yang bersembunyi di area persawahan.

​Akibat insiden tersebut, sebuah mobil milik tim Resmob Macan Agung Polres Tulungagung mengalami kerusakan pada bagian kaca depan. Mobil tersebut diduga terkena lemparan batu saat aparat berupaya mengamankan jalur yang dilewati massa.

​Kapolsek Pakel, AKP Anwari, membenarkan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB tersebut. Menurutnya, massa yang terlibat konvoi merupakan peserta penggembira ijazah Kubro PSNU Pagar Nusa dari Trenggalek yang tengah dalam perjalanan pulang.

​"Saat massa melintasi area persawahan di Desa Sambitan, sekelompok pemuda yang bersembunyi tiba-tiba melakukan pelemparan batu," ujar Anwari kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).

​Anwari menegaskan, pihaknya sebenarnya telah melakukan langkah antisipasi dengan memetakan titik-titik rawan sepanjang jalur Bandung-Pakel. Meski begitu, serangan mendadak dari arah persawahan membuat situasi sempat memanas.

​"Kami sudah antisipasi di titik yang biasanya rawan, namun serangan terjadi di luar prediksi. Kami langsung mengerahkan pasukan dalmas untuk melerai massa agar bentrokan tidak meluas," jelasnya.

​Tidak ada laporan mengenai korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, massa sempat tertahan di jalur Kecamatan Bandung-Pakel selama kurang lebih satu jam. Pihak kepolisian segera melakukan sterilisasi di sekitar lokasi untuk memastikan keamanan warga sekitar dan pengguna jalan lainnya.

​"Alhamdulillah, kericuhan bisa segera teratasi. Saat ini situasi sudah terkendali dan kondisi di lapangan sudah kembali kondusif," pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow