KM Sri Sumber Rejeki Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 1,6 Miliar

"Benar, telah terjadi kebakaran yang menimpa KM. Sri Sumber Rejeki berukuran 28 GT milik Bapak Karpandi di PPN Brondong. Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, titik awal api diduga berasal dari area depan bangunan rumah kapal, tepatnya pada instalasi kelistrikan yang meliputi komponen aki dan dinamo starter," ujar Ipda M. Hamzaid saat dikonfirmasi, Minggu (28/6/2026) pagi.

28 Jun 2026 - 17:26
KM Sri Sumber Rejeki Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 1,6 Miliar
Kobaran api yang membakar KM. Sri Sumber Rejeki di dermaga UPT Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Lamongan. (Iyan Farikh/afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Peristiwa kebakaran hebat melanda satu unit kapal nelayan, KM. Sri Sumber Rejeki, saat sedang bersandar di dermaga UPT Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Kabupaten Lamongan, pada Sabtu (27/6/2026) malam. Amukan si jago merah yang berlangsung selama beberapa jam tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi rumah kapal.

Kapal berkapasitas 28 Gross Tonnage (GT) milik Karpandi, warga setempat, dilaporkan baru saja bersandar setelah melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut. Insiden bermula saat kapal yang dinakhodai oleh M. Andianto ini mulai merapat ke dermaga sekitar pukul 17.30 WIB, setelah sempat tertahan karena kondisi air laut yang surut.

Nahas, sesaat setelah kapal ditinggalkan oleh seluruh Anak Buah Kapal (ABK) untuk menunaikan ibadah salat, kepulan asap tebal mulai membubung dari badan kapal sekitar pukul 18.00 WIB. Api dengan cepat membesar, mengejutkan para nelayan lain yang berada di sekitar dermaga yang langsung mengabarkannya kepada ABK.

Kapolres Lamongan melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa menonjol tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa kepolisian dari unsur Satpolairud Polres Lamongan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk mengamankan area dan membantu proses pemadaman.

"Benar, telah terjadi kebakaran yang menimpa KM. Sri Sumber Rejeki berukuran 28 GT milik Bapak Karpandi di PPN Brondong. Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, titik awal api diduga berasal dari area depan bangunan rumah kapal, tepatnya pada instalasi kelistrikan yang meliputi komponen aki dan dinamo starter," ujar Ipda M. Hamzaid saat dikonfirmasi, Minggu (28/6/2026) pagi.

Ipda M. Hamzaid menambahkan bahwa kobaran api sempat berkobar cukup lama lantaran material kapal yang mudah terbakar serta adanya bahan bakar solar di dalam kapal. Sinergi antara ABK, petugas jaga UPT PPN Brondong, personil Satpolairud, dan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) segera dilakukan guna melokalisir perambatan api.

"Laporan resmi diterima oleh petugas pada pukul 18.07 WIB, di mana saat itu api diperkirakan sudah merambat selama 20 menit. Armada pemadam kebakaran tiba di lokasi pukul 19.30 WIB dan langsung melakukan penjinakan api. Berkat kerja keras seluruh pihak, api berhasil dipadamkan total pada pukul 20.30 WIB, dilanjutkan dengan proses pembasahan dan pendinginan hingga selesai pada pukul 21.20 WIB," terangnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini karena posisi kapal sedang kosong ditinggal awaknya. Namun, kerugian materiil akibat insiden ini ditaksir sangat besar.

"Kerusakan akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 1,6 miliar, yang meliputi kerusakan komponen mesin, sarana penangkapan ikan, bahan bakar solar, alat navigasi GPS, serta perlengkapan kapal lainnya. Namun, berkat kesigapan petugas dan warga, aset senilai kurang lebih Rp 2 miliar berhasil diselamatkan, termasuk sebagian muatan ikan dan kapal-kapal lain di sekitar lokasi agar tidak ikut terdampak," urai Kasi Humas.

Hingga saat ini, pihak Polres Lamongan bersama instansi terkait masih melakukan proses investigasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebakaran secara menyeluruh. Peristiwa ini juga menjadi bahan evaluasi penting terkait perlunya peningkatan sarana prasarana pemadam kebakaran di kawasan pelabuhan guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow