Jombang Eco Creative 2026: Bupati Warsubi Beri Apresiasi Pahlawan Lingkungan

28 Jun 2026 - 17:19
Jombang Eco Creative 2026: Bupati Warsubi Beri Apresiasi  Pahlawan Lingkungan
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar acara puncak Jombang Eco Creative (JEC) 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kebonratu, Keplaksari, Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang pada Sabtu (27/6/2026).(Foto: Istimewa)

Jombang, (afederasi.com) – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar acara puncak Jombang Eco Creative (JEC) 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kebonratu, Keplaksari, Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang pada Sabtu (27/6/2026) pagi

Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi dan kolaborasi bagi para penggerak kelestarian lingkungan di Kabupaten Jombang yang dihadiri oleh ratusan kader lingkungan, pelajar, hingga pejabat daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Jombang, H. Warsubi S.H., M.Si., hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi serta jajaran pejabat pemkab. Turut hadir Ning Ema Erfina selaku Ketua I Tim Penggerak PKK, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, SH., M.Si., Lilik Agus Purnomo Ketua DWP Kabupaten Jombang, serta para staf ahli, asisten, kepala OPD, instansi vertikal, dan pimpinan perusahaan.

Bupati Warsubi dalam sambutannya menekankan bahwa krisis iklim yang terjadi saat ini merupakan ancaman nyata yang berdampak pada sektor pertanian, ketersediaan air, hingga potensi bencana alam di Jombang. 

Karena itu, ia mendorong langkah konkret dan inovatif secara konsisten dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

"Krisis iklim ini harus dihadapi dengan langkah-langkah konkret yang inovatif, dilaksanakan secara konsisten, serta didukung kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," tegas Warsubi.

Bupati menggarisbawahi pentingnya hubungan harmonis antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat melalui penerapan gaya hidup ramah lingkungan (green lifestyle) sebagai kunci keberhasilan menjaga lingkungan.

Puncak acara ditandai dengan seremoni pelepasan burung merpati sebagai simbol keselarasan dengan alam, kebebasan, dan komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Jombang.

Momen Haru: Bupati Puji Kader Lingkungan sebagai Silent Heroes

Suasana haru menyelimuti acara ketika Bupati Warsubi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader lingkungan dan tenaga lapangan yang menjadi garda terdepan kebersihan. Ia menyebut mereka sebagai silent heroes yang bekerja tanpa pamrih.

"Tanpa lelah, tanpa pamrih, Bapak dan Ibu sekalian terus bergerak di garis depan dalam mengedukasi warga, memilah sampah, menghijaukan kampung, dan menjaga Jombang tetap bersih dan lestari," ucap Bupati dengan penuh kebanggaan.

Momentum JEC 2026 ini menjadi bentuk penghormatan nyata dari pemerintah daerah. Berbagai penghargaan diserahkan, di antaranya:

Penghargaan Adiwiyata Kabupaten untuk 30 sekolah yang berhasil membangun karakter peduli lingkungan.

Apresiasi khusus untuk PT Astra atas kontribusinya mendukung Program Kampung Iklim (Proklim).

Pengukuhan 25 Duta Lingkungan.

Penghargaan bagi pemenang Lomba Video Konservasi Lingkungan, dengan Juara I diraih oleh Fairuzan melalui video berjudul "Kembali Ke Hati", Juara II Mokhammad Imam Teguh Prayogo dengan "Gowes Lestari Taman Kehati Wonosalam", dan Juara III Refani Sandya Budiarti melalui "Rukam: Menjaga yang Tersisa".

Hadiah Umrah untuk Petugas Kebersihan dan Rangkaian Lomba Kreatif

Suasana semakin meriah saat Bupati Warsubi mengundi hadiah umrah untuk lima orang beruntung yang diperuntukkan bagi tenaga kebersihan sungai, pasar, pengelola persampahan, dan RTH. Langkah ini menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah kepada mereka yang selama ini berkontribusi dalam kebersihan lingkungan.

Selain seremoni, JEC 2026 juga menjadi ajang kompetisi kreatif yang diikuti ratusan peserta. Beberapa lomba yang digelar antara lain:

Lomba Yel-Yel Lingkungan diikuti 20 tim (180 peserta).

Untuk kategori SD/MI, Juara I diraih MIN 3 Jombang, Juara II SDN Karangan, dan Juara III SDN Podoroto. Sementara untuk kategori SMP/MTS/SMA/MA/Umum, Juara I dimenangkan SMPN 3 Mojoagung (SPIGMA), disusul Kader Lingkungan Rusmini Cantik sebagai Juara II, dan MTS Al Hikam sebagai Juara III.

Lomba Inotech (Inovasi Teknologi) menjadi ajang presentasi karya ilmiah terapan ramah lingkungan, dengan Juara I SMPN 1 Diwek, Juara II SMPN 1 Kesamben, dan Juara III MAN 4 Jombang.

Lomba Fashion Show 3R (Reuse, Reduce, Recycle) menampilkan kreativitas busana dari limbah daur ulang.

Untuk kategori SD/MI, Juara I Adinda Shaqueena Humaira (SDN Sumberagung); Juara II Shafia Isvara Mazaya (SDN 1 Kayangan); Juara III Fatqi Nadira Rahman (SDN 1 Jombatan). Kategori SMP/MTS dimenangkan Fariza Valentina Aurora Krisya (MTs Al Hikam). Sementara kategori SMA/MA/Umum dimenangkan Adinda Fitri Lailatul Rohman (MA Al Hikam).

Melalui Jombang Eco Creative 2026, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap semangat menjaga alam terus menular luas. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen daerah dalam mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Jombang yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.

"Virus kebaikan dan semangat menjaga alam harus terus kita tularkan," pungkas Warsubi, mengakhiri acara dengan optimisme.(san)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow