KWGe Ukir Sejarah, Gunungan Tumpeng Nasi Krawu 3.000 Nasi Krawu Setinggi 4,5 Meter Resmi Cetak Rekor MURI
"“Kami sangat mengapresiasi dedikasi KWGe yang berhasil membawa Tumpeng Nasi Krawu meraih rekor MURI. Nasi krawu adalah salah satu identitas budaya sekaligus kuliner kebanggaan masyarakat Gresik,” tutur Bupati Gresik.
Gresik, (afederasi.com) – Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 tak sekadar menjadi perayaan tahunan Hari Pers Nasional (HPN), tetapi juga menorehkan sejarah baru bagi Kabupaten Gresik. Digelar di Gresik Universal Science (GUS), Kecamatan Balongpanggang, Sabtu (27/06/2026), acara yang diinisiasi Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) ini sukses menyedot ribuan pengunjung dari berbagai daerah, bahkan luar Kabupaten Gresik.
Puncak kebanggaan hadir saat Tumpeng Nasi Krawu raksasa setinggi 4,5 meter yang tersusun dari 3.000 bungkus nasi krawu resmi dianugerahi penghargaan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan MURI, Ari Andriani, sebagai pengakuan atas rekor penyajian nasi krawu terbanyak yang dirangkai menyerupai gunungan raksasa.
Ketua KWGe, Miftahul Arif, mengaku bangga dan bersyukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan mencetak rekor MURI merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, dan dedikasi seluruh insan pers yang tergabung dalam KWGe.
“Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 berhasil menghadirkan capaian luar biasa dengan meraih rekor MURI. Ini adalah hasil kerja keras seluruh anggota KWGe yang ingin memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Miftah, Minggu (28/6/2026).
Jurnalis CNN Indonesia itu mengungkapkan, proses verifikasi hingga penetapan rekor oleh MURI berlangsung sangat ketat. Berbagai persyaratan harus dipenuhi secara detail sehingga seluruh panitia bekerja maksimal untuk memastikan setiap ketentuan dapat dipenuhi.
“Prosesnya sangat ketat dan membutuhkan kerja keras semua pihak. Alhamdulillah, berkat kekompakan panitia dan anggota KWGe, Tumpeng Nasi Krawu berhasil tercatat sebagai rekor dunia Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Divisi MURI Semarang, Ari Andriani, menilai pencapaian ini bukan hanya soal jumlah sajian yang fantastis, tetapi juga tentang upaya mengangkat dan melestarikan kearifan lokal. Terlebih, nasi krawu telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia.
“Dari sisi jumlah maupun nilai budaya yang diangkat, sajian 3.000 bungkus sego krawu ini merupakan prestasi luar biasa. Karena itu, MURI mencatatnya bukan hanya sebagai rekor nasional, tetapi juga sebagai rekor dunia Indonesia,” ungkap Ari.
Apresiasi juga datang dari Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani. Ia menegaskan bahwa nasi krawu bukan sekadar kuliner khas daerah, melainkan identitas budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Gresik.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi KWGe yang berhasil membawa Tumpeng Nasi Krawu meraih rekor MURI. Nasi krawu adalah salah satu identitas budaya sekaligus kuliner kebanggaan masyarakat Gresik,” tuturnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu berharap pencapaian tersebut mampu menjadi momentum untuk semakin mengenalkan nasi krawu ke tingkat yang lebih luas sekaligus menggerakkan perekonomian daerah, terutama sektor UMKM.
“Semoga prestasi ini memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sehingga kesejahteraan masyarakat Gresik terus meningkat,” harapnya.
Sebagai informasi, nasi krawu merupakan kuliner legendaris khas Gresik yang terdiri dari nasi putih pulen dengan lauk utama suwiran daging sapi, jeroan, dua jenis serundeng, serta sambal petis yang memiliki cita rasa khas. Keunikan dan nilai budayanya membuat kuliner ini ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Puncak Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 turut dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Ashluchul Alif, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, jajaran kepala OPD, serta sejumlah perusahaan mitra yang mendukung suksesnya gelaran tersebut.(frd)
What's Your Reaction?

