Khofifah Indar Parawansa, Resmikan Temu Inklusi Nasional ke-V

01 Aug 2023 - 18:30
Khofifah Indar Parawansa, Resmikan Temu Inklusi Nasional ke-V
Gubenur Jatim dan Bupati Situbondo saat memberikan bantuan kursi roda (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo,(afederasi.com) - Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa secara resmi telah membuka temu inklusi nasional ke-V yang berlangsung di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo, Situbondo, Selasa (1/8/2023) 

Pembukaannya berlangsung meriah dengan tampilan para santri yang membawakan tarian Saman. Berikut, pembacaan puisi oleh penyandang disabilitas, sekaligus pemberian bantuan 31 kursi roda dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah mengatakan, pelaksanaan temu inklusi nasional ini menjadi momen penting sebagai pengingat kembali memori bangsa.

Bahwa ada bagian masyarakat yang masih harus didorong untuk terwujudnya kesetaraan terhadap penyandang disabilitas.

Lebih-lebih, dalam Undang-undang penyandang disabilitas telah terjadi perubahan pendekatan kepada para difabel.

Yakni dari sebelumnya Charity Approach- pendekatan melalui bantuan belas kasihan-, berubah menjadi Human Right Approach- pendekatan melalui pemenuhan hak-hak dasar, penyandang disabilitas.

"Karena ini terkait dengan hak-hak dasar mereka. Seperti, hak pendidikan, kesehatan, hak mendapatkan peluang tenaga kerja dan seterusnya, ini menjadi pekerjaan rumah bersama," ujarnya.

Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengatakan, pelaksanaan temu inklusi ini salah satunya melahirkan 11 rekomendasi untuk Presiden Jokowi. Yakni, rekomendasi dalam rangka memberikan kontribusi terhadap terwujudnya inklusif disabilitas di Indonesia. 

"Ini akan ditindaklanjuti lebih baik lagi. Kalau di Situbondo sudah jadi percontohan, karena di Situbondo para penyandang disabilitas terus kita beri support melalui anggaran APBD," tuturnya. 

KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, Pimpinan Ponpes Salafiyah Safi'iyah Sukorejo, dalam sambutannya, menambahkan, bahwa terinspirasi dari pelaksanaan temu inklusi ini ke depan pihaknya berharap bagaimana Ponpesnya ini ada kelas khusus untuk para penyandang disabilitas. 

"Dengan layanan yang standar mereka. Walaupun saat ini kami juga harus berjuang keras memenuhi standar minimal layanan pendidikan," pungkasnya.

Untuk informasi, Temu Inklusi Nasional ke 5 di Sukorejo sendiri berlangsung sejak 31 Juli hingga 2 Agustus 2023. Berbagai kegiatan, mulai dari seminar nasional hingga pameran ratusan produk UMKM ditampilkan dalam kegiatan tersebut.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow