Jelang Debat Kedua Pilkada Tulungagung, Polres Siagakan 580 Personel untuk Pengamanan Ketat
Tulungagung, (afederasi.com) – Polres Tulungagung menyiapkan skema pengamanan komprehensif menjelang debat kedua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (22/11/2024) di Hotel Crown, pukul 19.00 WIB. Sebanyak 580 personel dikerahkan untuk memastikan acara berjalan aman dan kondusif.
Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengadakan rapat koordinasi (rakor) dengan liaison officer (LO) dari masing-masing paslon di ruang SAR lantai 2 Mapolres Tulungagung.
Dalam rakor tersebut, disepakati aturan dan pembatasan yang harus dipatuhi demi menjaga ketertiban selama debat berlangsung.Hasil rakor menetapkan bahwa setiap paslon hanya diperbolehkan membawa maksimal 75 pendukung ke lokasi debat.
Jumlah tersebut termasuk dalam 10 kendaraan yang telah diberikan stiker khusus dari KPU. Selain itu, semua yang masuk ke lokasi debat diwajibkan mengenakan gelang identitas khusus.
"Setiap paslon hanya boleh membawa 75 orang, termasuk dalam 10 kendaraan yang diizinkan masuk dengan stiker KPU. Semua yang hadir juga wajib memakai gelang khusus sebagai tanda pengenal. Agenda ini bersifat terbatas untuk menjaga ketertiban," ujar Kapolres, Senin (18/11/2024)
Polres Tulungagung juga telah menyiapkan skema pengamanan berlapis. Ring 1 akan difokuskan di dalam lokasi debat, Ring 2 untuk area luar lokasi debat, Ring 3 di wilayah sekitar, dan Ring 4 mencakup seluruh Kabupaten Tulungagung.
“Untuk masyarakat yang tidak dapat masuk ke lokasi, kami menyediakan siaran langsung melalui YouTube, televisi, atau bisa disaksikan di posko pemenangan masing-masing paslon,” jelas Kapolres.
Menurut Kapolres, langkah pengamanan menyeluruh ini dilakukan guna memastikan debat kedua dapat berlangsung aman, lancar, dan tertib. "Kami sudah menyiapkan 580 personel yang akan disebar ke berbagai titik untuk memastikan keamanan maksimal selama debat berlangsung," pungkasnya.
Debat kedua ini diharapkan menjadi ajang strategis bagi paslon untuk menyampaikan visi dan misi mereka kepada masyarakat, dengan tetap menjunjung tinggi ketertiban dan keamanan. (riz/dn)
What's Your Reaction?



