Imam Masykur: Korban Penculikan dan Pembunuhan, Keluarga Ungkap Keterlibatan Cukong
Imam Masykur, seorang pria asal Bireuen, Aceh, telah memasuki babak tragis dalam hidupnya.
Jakarta Selatan, (afederasi.com) - Imam Masykur, seorang pria asal Bireuen, Aceh, telah memasuki babak tragis dalam hidupnya. Kematian tragis dialaminya terkait kasus penculikan dan pembunuhan yang dilakukan oleh paspampres. Kuasa hukum keluarga Imam, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan informasi terbaru terkait keterlibatan seorang cukong dalam kasus ini. Pada rekonstruksi pembunuhan Imam Masykur di Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan pada Selasa (26/9/2023), Hotman Paris Hutapea mengungkapkan bahwa ada cukong yang mendalangi aksi kriminal tersebut.
Hotman Paris Hutapea, pengacara keluarga Imam Masykur, mengungkap fakta mengenai motif dan dalang di balik pembunuhan tragis yang menimpa Imam Masykur. Menurut Hotman Paris Hutapea, cukong yang diduga memerintahkan dan mengoordinir aksi penculikan dan pembunuhan Imam Masykur adalah seorang pengusaha swasta. Hal ini menguatkan dugaan bahwa aksi keji ini berasal dari kalangan sipil, bukan dari kalangan militer. Motif utama di balik peristiwa tragis ini adalah pemerasan yang telah berlangsung cukup lama. Sayangnya, hingga kini, cukong yang bertanggung jawab atas aksi keji ini belum berhasil ditangkap.
Hotman Paris Hutapea, kuasa hukum keluarga Imam Masykur, menegaskan bahwa tindak kejahatan yang menimpa kliennya merupakan praktik pemerasan yang sudah berlangsung lama. Dia mendesak kepolisian untuk segera bertindak dan menangkap cukong yang menjadi otak di balik aksi keji ini. Upaya penyidikan lebih lanjut sangat diharapkan agar kasus ini tidak hanya memperoleh keadilan tetapi juga membuka fakta-fakta yang lebih dalam. Hotman berpesan agar kasus ini diusut tuntas dan cukong yang bertanggung jawab segera mendapatkan hukuman yang setimpal. (mg-3/jae)
What's Your Reaction?



