Hari Desa Nasional, 27 Desa di Lamongan Dikepung Banjir Bengawan Jero

15 Jan 2026 - 09:57
Hari Desa Nasional, 27 Desa di Lamongan Dikepung Banjir Bengawan Jero
Tim PKDI Kabupaten Lamongan, memberikan bantuan kepada korban banjir luapan Bengawan Jero. (Iyan Farikh/ afederasi.com)

Lamongan, (afederasi.com) – Di tengah peringatan Hari Desa Nasional 2026, keprihatinan mendalam menyelimuti Kabupaten Lamongan. Sebanyak 27 desa dilaporkan terendam banjir akibat luapan banjir Bengawan Jero. (15/1/2026).

Menanggapi situasi tersebut, Dewan Pimpinan Cabang Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (DPC PKDI) Lamongan bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak. Sebanyak 392 paket sembako didistribusikan langsung kepada warga di dua kecamatan yang mengalami dampak paling parah. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata empati dan solidaritas antardesa di wilayah Lamongan.

Ketua DPC PKDI Lamongan, Try Deasy Kusumaning Ayu, menyatakan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk tanggung jawab moral organisasi terhadap musibah yang menimpa masyarakat. Menurutnya, meski banjir ini menjadi kado pahit di Hari Desa Nasional, kekuatan masyarakat desa justru diuji lewat kebersamaan.

"Kami turut prihatin atas musibah banjir yang merendam 27 desa di Lamongan. Ini sungguh memprihatinkan karena bertepatan dengan Hari Desa Nasional 2026," ujar Try Deasy saat dikonfirmasi afederasi.com, Kamis (15/1/2026) pagi.

Ia menambahkan bahwa semangat gotong royong adalah modal utama desa dalam menghadapi bencana. Kehadiran PKDI diharapkan mampu meringankan sedikit beban dapur warga yang aktivitas ekonominya lumpuh akibat genangan air.

Kepala Desa Jatirenggo ini juga menekankan bahwa penyaluran 392 paket sembako ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan pesan bahwa warga terdampak tidak sendirian menghadapi masa sulit ini.

"Kami percaya desa punya kekuatan besar, yaitu gotong royong dan kepedulian sosial. DPC PKDI Lamongan hadir sebagai bentuk empati dan tanggung jawab kemanusiaan kami untuk membantu sesama," tegasnya.

Penyaluran bantuan ini difokuskan pada kebutuhan pokok mendesak untuk memastikan ketahanan pangan warga tetap terjaga selama masa tanggap darurat.

PKDI Lamongan juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan debit air dan kondisi kesehatan warga di lapangan. (yan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow