BRI Umumkan Dividen Interim Rp 84 per Lembar Saham untuk Tahun Buku 2023

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah mengumumkan rencananya untuk mendistribusikan dividen interim pada Tahun Buku 2023.

20 Dec 2023 - 09:01
BRI Umumkan Dividen Interim Rp 84 per Lembar Saham untuk Tahun Buku 2023
Direktur Utama BRI, Sunarso, dalam pertemuan bersama para pemimpin redaksi media, Jakarta, Rabu (1/3/2023). (Dok: BRI)

Jakarta, (afederasi.com) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah mengumumkan rencananya untuk mendistribusikan dividen interim pada Tahun Buku 2023.

Pada pengumuman resminya, BRI menetapkan nilai dividen sebesar Rp 84 per lembar saham kepada semua pemegang saham perusahaan.

"Dengan nilai tersebut, total dividen yang akan dibagikan oleh BRI pada Tahun Buku 2023 berkisar antara Rp 12,65 triliun hingga Rp 12,73 triliun," ungkap manajemen BRI, seperti yang dilaporkan pada Rabu (20/12/2023).

Dividen interim ini akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada Sub Rekening Efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan tanggal 3 Januari 2024 (recording date).

Keputusan penentuan nilai dividen ini merujuk pada data keuangan BRI per September 2023. Pada kuartal III tahun 2023, BRI berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 43,99 triliun. Tak hanya itu, saldo laba ditahan yang tidak terbatas penggunaannya mencapai Rp 207,25 triliun, sedangkan total ekuitas BRI mencapai Rp 311,53 triliun.

Direktur Utama BRI, Sunarso, menjelaskan bahwa nilai dividen yang tinggi ini tercermin dari kecukupan modal perusahaan yang tebal, mencapai 27,47% per September 2023. Dalam pandangan Sunarso, BRI memiliki excess modal sebesar 10%.

"Seandainya dalam satu tahun ke depan, kita hanya butuh 2% dari konsumsi modal untuk menutup pertumbuhan, maka laba BRI harus dibagi dalam dividen selama lima tahun ke depan," tambah Sunarso seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Meskipun BRI berkeinginan untuk memberikan dividen interim kepada pemegang saham pada tahun ini, prosedur dan aturan pasar modal menjadi hambatan. Sunarso menyebutkan bahwa penundaan ini merupakan langkah yang diambil untuk memastikan pemberian dividen sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

"Ini agar pemberian dividen interim dilakukan sesuai governance," tegas Sunarso. Meskipun demikian, BRI tetap memberikan jaminan bahwa pihaknya akan tetap membagikan dividen dengan nilai yang signifikan, mengingat kondisi keuangan perusahaan yang sangat baik.(mg-2/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow