Andi Amran Sulaiman Kembali Sebagai Menteri Pertanian, Antusiasme Hanan A Rozak dan Fokus pada Modernisasi Pertanian

Andi Amran Sulaiman, yang kembali menjabat sebagai Menteri Pertanian, disambut dengan antusias oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Hanan A Rozak.

08 Nov 2023 - 13:35
Andi Amran Sulaiman Kembali Sebagai Menteri Pertanian, Antusiasme Hanan A Rozak dan Fokus pada Modernisasi Pertanian
Mentan, Andi Amran Sulaiman dalam rapat kerja bersama DPR RI, Jakarta, Rabu (8/11/2023). (Dok: Kementan)

Jakarta, (afederasi.com) - Andi Amran Sulaiman, yang kembali menjabat sebagai Menteri Pertanian, disambut dengan antusias oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Hanan A Rozak. Hanan menyebutnya sebagai "Bapak Modernisasi Pertanian" yang telah membawa perubahan besar ke sektor pertanian Indonesia. Dalam sebuah rapat kerja bersama Mentan Andi Amran Sulaiman, Hanan mengungkapkan keyakinannya bahwa Indonesia dapat kembali ke masa kejayaan ketika Amran memimpin Kementan.

Hanan merujuk pada sebuah laporan di koran Tempo tahun 2017 yang menyebut Andi Amran Sulaiman layak dijuluki sebagai "Bapak Modernisasi Pertanian." Dia menilai bahwa era kepemimpinan Amran telah menghadirkan modernisasi dalam pertanian, yang memberikan manfaat luar biasa kepada masyarakat. Hanan menyatakan, "Momen ini memanusiakan masyarakat luar biasa sehingga banyak kalangan yang menyebut bapak sebagai Bapak Modernisasi Pertanian," seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Hanan menekankan peran penting program mekanisasi yang diterapkan selama kepemimpinan Amran dalam meningkatkan produksi pertanian nasional. Dia yakin bahwa dengan kembalinya Amran sebagai Menteri Pertanian, semua program yang ada dapat direalisasikan, menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat di dunia.

"Kembalinya Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian adalah anugerah besar. Saya yakin dengan pengalaman bapak selama 5 tahun memimpin Kementerian Pertanian, kita akan melanjutkan fondasi yang telah bapak bangun dan membawa Indonesia menuju kedaulatan pangan," katanya.

Selanjutnya, Hanan memberikan dukungan penuh terhadap upaya Kementan dalam memperbaiki regulasi pupuk. Dia memandang penting agar pupuk tersedia secara konsisten dan mudah diakses oleh petani. Baginya, pupuk adalah komponen kunci dalam pertanian, dan tanpa pupuk, hasil pertanian tak akan memadai untuk menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan.

"Tanpa pupuk, kita tidak akan mampu mencapai produksi yang memadai. Oleh karena itu, Kementan harus segera membenahi masalah pupuk. Saya yakin langkah-langkah yang diambil Kementan adalah langkah yang tepat," ujar Hanan.

Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, telah mengambil berbagai langkah untuk memperbaiki seluruh aspek pertanian, termasuk regulasi pupuk. Amran berkomitmen untuk membangun fondasi strategis yang kuat dalam rangka mencapai swasembada pangan di masa depan. Dia menegaskan bahwa perbaikan terkait pupuk akan menjadi salah satu fokus utamanya dalam waktu dekat.

"Kita harus memulai membangun fondasi kuat dari sekarang, sehingga Indonesia dapat mencapai swasembada pangan. Terkait masalah pupuk, saya akan memperbaikinya secepat mungkin," tegas Mentan Andi Amran Sulaiman.(mg-3/mhd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow