Warung Mbok Yem Tetap Aman Meskipun Terdampak Kebakaran Hutan di Gunung Lawu: Fakta dan Kronologi

Sebuah video menunjukkan Warung Mbok Yem, ikon kuliner di puncak Gunung Lawu, mengalami kebarakan akibat peristiwa kebakaran hutan di sekitar Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah, telah menjadi viral di berbagai platform media sosial.

03 Oct 2023 - 10:36
Warung Mbok Yem Tetap Aman Meskipun Terdampak Kebakaran Hutan di Gunung Lawu: Fakta dan Kronologi
Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di Pulau Jawa. (twitter/Jateng_Twit) - Warung Mbok Yem Kebakaran? Kronologi Gunung Lawu Terbakar Hingga Fakta Terbaru Kondisi Pemiliknya

Magetan, (afederasi.com) - Sebuah video menunjukkan Warung Mbok Yem, ikon kuliner di puncak Gunung Lawu, mengalami kebarakan akibat peristiwa kebakaran hutan di sekitar Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah, telah menjadi viral di berbagai platform media sosial. Kabar tentang kebakaran Warung Mbok Yem ini sempat menghebohkan masyarakat.

Terkait hal tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Juli PH, dengan tegas menyatakan bahwa Warung Mbok Yem masih dalam kondisi aman. Juli PH membantah kabar yang beredar bahwa warung tersebut telah terbakar, dan menyebutnya sebagai salah informasi. Menurutnya, yang terbakar adalah warung milik pedagang lain dengan nama Mbok Giyar.

Lebih lanjut, Juli mengungkapkan bahwa ada dua warung di sekitar Hargo Dalem yang terkena dampak kebakaran akibat peristiwa kebakaran hutan di Gunung Lawu. Termasuk di antaranya adalah warung Mbok Yem, sebuah warung legendaris yang telah berdiri sejak tahun 1980-an di ketinggian 3.150 mdpl.

Peristiwa kebakaran hutan di Gunung Lawu telah terjadi beberapa kali dalam sebulan terakhir. Kebakaran pertama dilaporkan terjadi pada tanggal 8 September 2023, dan kebakaran kedua terjadi sekitar dua minggu setelahnya, tepatnya pada Jumat, 29 September 2023. Angin kencang dan medan yang curam menjadi kendala bagi petugas dalam upaya pemadaman. Selain itu, semak-semak kering menjadi mudah terbakar, mempercepat penyebaran api.

Herry Merkussiyanto Putro, Administratur KPH Perhutani, menduga bahwa kebakaran di kawasan Gunung Lawu dipicu oleh pembukaan lahan dengan cara pembakaran oleh warga setempat. Hal ini menyebabkan api merembet ke beberapa titik kawasan hutan. Meskipun demikian, penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih dalam tahap konfirmasi oleh pihak berwenang.

Selain itu, ia memastikan bahwa kebakaran tidak disebabkan oleh aktivitas pendakian di Bukit Mongkrang, mengingat jarak kebakaran dengan aktivitas tersebut berselang dua minggu dan lokasi kebakaran cukup jauh dari bukit tersebut.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa api kebakaran hutan di Gunung Lawu telah merambat hingga ke wilayah puncak di sekitar Magetan. Tim gabungan pemadam dari TNI-Polri dan BPBD menghadapi kesulitan untuk menjangkau lokasi kebakaran. Upaya pemadaman secara manual dengan membersihkan semak-semak juga terhambat karena beberapa titik lokasi membahayakan para petugas.

Dengan demikian, kabar bahwa Warung Mbok Yem kebarakan akibat kebakaran hutan di Gunung Lawu tidaklah tepat. Meskipun terdampak, Warung Mbok Yem yang merupakan ikon kuliner di puncak Gunung Lawu tetap berada dalam kondisi aman. Kabar tentang kebakaran sebenarnya terkait dengan warung lain di sekitar Hargo Dalem.(mg-2/mhd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow