Uut Permatasari Mengungkap Menikah Tanpa Cinta dan Persyaratan Pernikahan dalam Islam

Uut Permatasari, dalam pernikahan yang telah berlangsung selama 8 tahun, mengungkapkan bahwa awalnya dia menikah tanpa cinta.

30 Oct 2023 - 10:51
Uut Permatasari Mengungkap Menikah Tanpa Cinta dan Persyaratan Pernikahan dalam Islam
Uut Permatasari bersama suami, Tri Goffarudin Pulungan. [Instagram]

Jakarta, (afederasi.com) - Uut Permatasari, dalam pernikahan yang telah berlangsung selama 8 tahun, mengungkapkan bahwa awalnya dia menikah tanpa cinta. Pada sebuah podcast bersama Ashanty, Uut Permatasari secara terbuka mengakui bahwa pada saat pernikahan, dia merasa takut dengan suaminya yang saat itu merupakan seorang polisi.

"Saya belum mencintainya karena saya takut. Pertama saya melihat suami saya sepertinya garang, pendiam. 'Mudah-mudahan dia sayang sama saya,' doa saya setiap hari begitu," ungkap Uut Permatasari di acara podcast YouTube Ngobrol Asix yang tayang pada Kamis (26/10/2023).

Tidak adanya cinta pada awal pernikahan juga membuat Uut Permatasari sempat menolak saat suaminya mengajaknya berhubungan intim. Namun, akhirnya dia setuju dan berhubungan intim dengan suaminya.

“Dan tau nggak, Mbak Ashanty? Kalau sudah menjadi istri itu kan sudah sah ya. Harus melayani lahir batin. Tapi aku masih semoyo (menunda) loh sama suami saya. 'Yang, ntar ya yang. Ntar boleh nggak yang?' 'Boleh sayang'," jelas Uut Permatasari seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Ungkapan Uut Permatasari tentang menikah tanpa cinta telah menarik perhatian. Hal ini menjadi perhatian karena cinta dalam Islam adalah hal yang penting dan merupakan sifat fitrah. Bagaimana mungkin seseorang menikah tanpa adanya cinta?

Mengutip informasi dari sumber dalam Islam, menikah tanpa cinta sebenarnya diperbolehkan, meskipun pada dasarnya cinta dianggap penting. Hal ini disebabkan dalam Islam terdapat konsep ta'aruf di mana pasangan saling mengenal satu sama lain tanpa perlu menjalani hubungan pacaran yang didasari oleh cinta.

Meski demikian, pernikahan tanpa cinta juga tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Pasangan yang menikah tanpa cinta harus memperhatikan beberapa hal penting:

- Tidak ada unsur paksaan dalam pernikahan, dan keduanya harus setuju sepenuh hati, sebagaimana dinyatakan dalam hadis yang mengatakan bahwa seorang gadis tidak boleh dinikahkan tanpa seizinnya.

- Persetujuan dari pihak perempuan sangat penting, karena dalam Islam, persetujuan perempuan dalam pernikahan adalah hal yang sangat ditekankan.

- Izin dari wali perempuan juga harus ada dalam pernikahan, bahkan jika itu adalah pernikahan tanpa cinta. Wali perempuan berperan penting dalam proses pernikahan, dan pernikahan tanpa seizin wali perempuan dianggap tidak sah.

Selain hal-hal tersebut, pasangan yang menikah tanpa cinta juga harus belajar untuk ikhlas, bersyukur, saling mengenal dengan baik, tidak mengeluh, dan menghabiskan waktu bersama. Tindakan tersebut dapat membantu membangun perasaan cinta di antara keduanya dan memungkinkan penyelesaian konflik yang baik dalam pernikahan mereka.(mg-2/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow