Munarman Resmi Bebas dan Menyuarakan Dukungan untuk Palestina

Munarman, eks juru bicara Front Persaudaraan Islam (FPI), telah memasuki babak baru dalam hidupnya setelah resmi dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Salemba, Jakarta Pusat, pada Senin (30/10/2023).

30 Oct 2023 - 10:51
Munarman Resmi Bebas dan Menyuarakan Dukungan untuk Palestina
Mantan juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman (tengah) berjalan keluar usai bebas dari penjara di Rutan Salemba, Jakarta, Senin (30/10/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Jakarta, (afedetasi.com) - Munarman, eks juru bicara Front Persaudaraan Islam (FPI), telah memasuki babak baru dalam hidupnya setelah resmi dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Salemba, Jakarta Pusat, pada Senin (30/10/2023).

Ketika pintu Lapas Salemba terbuka, Munarman melangkah keluar dan disambut oleh puluhan simpatisan FPI yang telah menunggu. Pukul 08.20 WIB, momen itu tiba, dan Munarman menerima pelukan hangat dari para pendukung setianya.

Munarman tampil dengan busana koko putih dan memakai syal serta topi bertuliskan "Free Palestine". Dalam pidatonya di depan Lapas Salemba, Munarman berbicara tentang perbandingan antara pengalamannya selama 2,5 tahun di penjara dengan penderitaan masyarakat Palestina yang terus-menerus diserang oleh militer Israel.

"Dibandingkan dengan saudara kita di Palestina, apa yang saya alami 2,5 tahun lalu tidak ada apa-apanya," ungkap Munarman. Dia menyampaikan keprihatinannya atas nasib warga Palestina yang tidak hanya kehilangan kebebasan, tetapi juga keluarga dan keselamatan mereka akibat serangan terus-menerus oleh militer Israel seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Munarman menyoroti penderitaan yang dialami oleh masyarakat Palestina, termasuk kekurangan air, makanan, listrik, dan fasilitas dasar kehidupan. Dia mengecam tindakan terorisme yang disalahgunakan oleh Israel dan menyatakan dukungannya terhadap saudara-saudara Palestina dalam perjuangan mereka.

Dalam penutup pidatonya, Munarman menegaskan bahwa pengalaman pribadinya di penjara tidak sebanding dengan penderitaan yang dialami oleh rakyat Palestina. Dia berharap untuk berkontribusi lebih lanjut dalam mendukung perjuangan Palestina dan membangun kesadaran internasional tentang konflik di wilayah tersebut. (mg-1/mhd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow