Tinggal Seorang Diri, Lansia di Perumahan Sobontoro Tulungagung Ditemukan Membusuk di Rumahnya

27 Oct 2025 - 21:47
Tinggal Seorang Diri, Lansia di Perumahan Sobontoro Tulungagung Ditemukan Membusuk di Rumahnya
Proses evakuasi jasa korban, untuk dibawa ke IKF RSUD dr Iskak Tulungagung (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – Warga Perumahan Sobontoro Permai, Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia yang sudah membusuk di dalam rumahnya, Senin (27/10/2025).

Korban diketahui bernama Amuk Slamet (72), warga Jalan L.J. Suprapto, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung, yang diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.

Kapolsek Boyolangu, AKP Retno Pujiarsih, menjelaskan, penemuan bermula ketika salah satu tetangga merasa curiga karena korban tidak terlihat keluar rumah sejak Jumat (24/10/2025). Tetangga yang berniat menengok korban untuk mengajaknya berobat, lantaran korban memiliki riwayat sakit jantung dan ginjal, justru mencium bau menyengat dari arah rumah korban.

“Rumah korban dalam keadaan terbuka dan dari dalam tercium bau tak sedap. Warga lalu memanggil beberapa orang untuk memastikan kondisi di dalam, dan saat dicek korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam keadaan membusuk,” jelas AKP Retno.

Menurutnya, korban ditemukan terlentang di lantai dekat pintu dapur, dan diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan. Dua saksi yang menemukan korban langsung melaporkan kejadian itu kepada ketua RT setempat, kemudian diteruskan ke Polsek Boyolangu, Inafis Polres Tulungagung, serta petugas medis.

Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

“Dari informasi yang kami peroleh, korban memiliki riwayat penyakit jantung dan gagal ginjal. Kemungkinan besar korban meninggal karena penyakitnya kambuh,” terang Kapolsek Retno.

Setelah dilakukan pemeriksaan di tempat, jenazah korban dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk proses pemulasaran sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Diketahui, almarhum Amuk Slamet sudah lama tinggal sendirian di rumah tersebut. Sementara anaknya, setelah menikah, menetap di Pasuruan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga sekitar untuk lebih peduli dan saling memperhatikan, terutama terhadap tetangga lanjut usia yang hidup seorang diri.(riz/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow