Tim Inafis Polda Jatim Gelar Olah TKP Kasus Mutilasi Uswatun di Hotel Kediri, Polisi Hadirkan Terduga Pelaku

26 Jan 2025 - 15:36
Tim Inafis Polda Jatim Gelar Olah TKP Kasus Mutilasi Uswatun di Hotel Kediri, Polisi Hadirkan Terduga Pelaku
Nampak sejumlah petugas dari Tim Inafis Polda Jatim ketika menggelar olah TKP kasus mutilasi terhadap jasad Uswatun di Hotel Kediri (deny/afederasi.com)

Kediri, (afederasi.com) – Tim Inafis Polda Jawa Timur bersama tim Laboratorium Forensik (Labfor) menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus mutilasi di kamar 301 Hotel Adisurya, Kota Kediri, Minggu (26/1/2025). Polisi turut menghadirkan seorang pria yang diduga sebagai pelaku untuk melengkapi proses penyelidikan.

Olah TKP yang berlangsung lebih dari tiga jam ini menghasilkan sejumlah barang bukti yang diambil petugas dari kamar hotel. Setelah selesai, terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolda Jawa Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Salah seorang satpam hotel, Irfan, mengungkapkan bahwa polisi sudah berada di lokasi sejak Sabtu (25/1/2025) malam. "Polisi dari semalam datang ke hotel ini, sepertinya terkait kasus itu (mayat dalam koper)," ujarnya.

Irfan menambahkan bahwa kamar yang diperiksa adalah kamar 301, yang saat ini telah dipasangi garis polisi. "Sampai siang ini polisi masih memeriksa di dalam," katanya. Irfan juga menyebut bahwa korban sempat menginap di kamar tersebut pada Minggu (19/1/2025), namun ia tidak mengetahui kapan korban meninggalkan hotel. "Setahu saya hanya sehari di sini, tanggal 19 Januari itu," pungkasnya.

Sementara itu, sejumlah potongan tubuh korban yang sebelumnya hilang berhasil ditemukan pada Minggu pagi di dua lokasi berbeda, yakni di tepi jalan Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, serta satu lokasi lainnya di Ponorogo.

Korban, yang diketahui bernama Uswatun Khasanah, warga Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, ditemukan tewas mengenaskan dalam koper di wilayah Ngawi pada Kamis (23/1/2025). Wanita berusia 29 tahun ini ditemukan dalam kondisi tubuh tidak utuh, memicu duka mendalam sekaligus kemarahan publik atas tindakan keji tersebut.

Berdasarkan penyelidikan, tim Jatanras Polda Jatim berhasil menangkap terduga pelaku di kawasan Madiun. Polisi terus mendalami motif dan mengumpulkan bukti tambahan untuk mengungkap kasus ini secara menyeluruh. (dn)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow