Terungkap! Grup Judi 'Salju' Para Tersangka Kasus BTS Kominfo

Sidang kasus dugaan korupsi proyek BTS Kominfo di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta pada Senin (18/9/2023) telah kembali digelar dengan agenda pemeriksaan saksi.

19 Sep 2023 - 09:45
 0
Terungkap! Grup Judi 'Salju' Para Tersangka Kasus BTS Kominfo
ILUSTRASI sidang kasus korupsi proyek BTS Kominfo

Jakarta, (afederasi.com) - Sidang kasus dugaan korupsi proyek BTS Kominfo di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta pada Senin (18/9/2023) telah kembali digelar dengan agenda pemeriksaan saksi. Dalam sidang yang berlangsung, seorang konsultan bernama Lukas Torang Junior Hutagalung menjadi saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut. 

Pada kesempatan tersebut, Lukas mengungkapkan informasi mengejutkan terkait dengan kelompok judi atau permainan kartu remi yang diduga melibatkan banyak anggota yang juga merupakan tersangka dalam kasus BTS Kominfo. Grup judi tersebut, yang dikenal dengan nama "Salju," menjadi fokus pembahasan dalam sidang.

Ketua Majelis Hakim Dennie Arsan Fatrika turut memberikan pertanyaan terkait kelompok Salju. "Tadi saya sempat ada dengar grup atau kelompok atau apa, soju? Atau apa?" tanya hakim.

"Teman-teman main kartu, Yang Mulia," jawab Lukas.

Lebih lanjut, Lukas menjelaskan bahwa grup Salju tersebut dibentuk untuk bermain kartu remi, dan anggotanya seringkali bertaruh uang dalam permainan tersebut. "Ya untuk menarik supaya interest ada, Yang Mulia," kata Lukas, saat ditanya hakim apakah uang dipertaruhkan dalam permainan kartu tersebut.

Dalam kesaksian Lukas, terungkap bahwa dua terdakwa yang tengah diadili, yaitu Irwan Hermawan dan Galumbang Menak, juga merupakan anggota dari grup judi kartu remi Salju. Selain itu, Lukas juga mengakui dirinya sendiri sebagai salah satu anggota grup tersebut. Tak hanya itu, Dirut PT Sansaine Jemmy Sutjiawan, yang baru ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, juga termasuk dalam anggota grup judi tersebut. Demikian pula dengan mantan Dirut BAKTI Kominfo, Anang Achmad Latif.

Namun, dalam penjelasannya, Lukas menyebutkan bahwa eks Menkominfo Johnny G Plate tidak termasuk dalam anggota grup judi tersebut, menjawab pertanyaan hakim terkait kehadirannya dalam Salju.

Hakim kemudian bertanya tentang lokasi permainan kartu tersebut, dan Lukas mengungkapkan bahwa lokasi permainan kartu tersebut sering berpindah-pindah. Meskipun terdapat anggota yang terlibat dalam grup judi tersebut, Lukas mengklarifikasi bahwa tidak ada pembahasan terkait proyek BTS 4G saat mereka bermain kartu. Selain itu, ia juga mengaku tidak mengetahui asal uang yang digunakan para terdakwa dalam kasus BTS 4G untuk bertaruh saat bermain kartu.

Sebagai informasi, kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G pada BAKTI Kominfo ini disebut merugikan negara sebesar Rp 8 triliun, yang merupakan selisih antara pembayaran yang telah dilakukan dengan jumlah BTS yang sudah berfungsi hingga Maret 2022. Kasus ini masih terus berlanjut di pengadilan untuk mencari keadilan dalam mengungkap kebenaran. (mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow