Siti Atikoh, Istri Gubernur Jateng, Ungkap Kesulitan Menyempatkan Waktu Berlari
Siti Atikoh, istri dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, terus menjaga gaya hidup sehatnya dengan rajin berolahraga.
Jakarta, (afederasi.com) - Siti Atikoh, istri dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, terus menjaga gaya hidup sehatnya dengan rajin berolahraga. Meskipun kesibukannya sebagai ibu satu anak dan istri seorang gubernur, Atikoh tetap menyempatkan waktu untuk melakukan olahraga lari, yang merupakan salah satu kegemarannya. Baru-baru ini, dia terlihat berlari di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) di Senayan, Jakarta, pada malam hari.
Siti Atikoh, yang biasanya lebih suka berlari pada pagi hari, mengungkapkan kesulitan menyempatkan waktu berlari di waktu pagi karena jadwal padatnya. "Emang berhari-hari gak bisa lari, pergi terus, jadi ya udah. Ini tadi pulangnya sore jadi menyempatkan lari malam. Tapi engap kalau lari malam," ungkap Atikoh dikutip dari konten video di akun TikTok pribadinya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com pada Rabu (20/12/2023).
Meski lebih menyukai berlari di pagi hari, Atikoh tetap konsisten dengan rutinitas olahraga lari malamnya. "Tetap enakan pagi," tambahnya. Meskipun mengakui bahwa napasnya terengah-engah, Atikoh berhasil menuntaskan lari malam itu sejauh 8 kilometer. Keberhasilan Atikoh dalam mempertahankan konsistensi olahraga mendapatkan apresiasi dari warganet yang mengagumi stamina dan semangatnya.
Sejumlah warganet bahkan menyampaikan keterkesan mereka melalui komentar di media sosial. Salah satu warganet dengan akun @Ananxxxxxxx mengaku iri dengan kekuatan Atikoh, sementara @Mistexxxxx memberikan saran untuk mengikuti Borobudur Marathon. Ada pula yang menyatakan kagum, seperti komentar dari @syakixxxxx yang mengatakan, "Keren 8km saya aja blm tentu kuat."
Siti Atikoh, yang berusia 52 tahun, mendapatkan sanjungan dan pujian dari warganet atas konsistensinya dalam berolahraga lari. Banyak yang mengekspresikan keterkagumannya terhadap kemampuan Atikoh yang mampu menyelesaikan lari sejauh 8 kilometer di usia yang tidak muda lagi. Sejumlah komentar di media sosial seperti, "Kuat amat ya, gw 2 Km dah tepar," atau "Kapan hari aja ikut Borobudur marathon 42 km klu gak salah," menjadi bukti apresiasi warganet terhadap semangat Atikoh.
Selain kegiatan lari di GBK, Siti Atikoh juga telah terbiasa mengikuti ajang lomba lari. Beberapa waktu lalu, dia berhasil menyelesaikan lari sejauh 10 kilometer di Semarang dengan waktu 1 jam 2 menit. Partisipasinya dalam Semarang 10K Run, sebuah ajang lomba lari tahunan internasional, menunjukkan dedikasinya terhadap gaya hidup sehat dan kebugaran. Dalam bio akun TikTok pribadinya, Atikoh dengan percaya diri mencantumkan bahwa dia bukan hanya pecinta olahraga lari, tetapi juga senam.(mg-2/mhd)
What's Your Reaction?



