Siswa California Bantu Anak-Anak Perempuan Afghanistan dengan Pelajaran Virtual

Para siswa sekolah menengah di California berkolaborasi dalam memberikan Pelajaran Virtual dan menggalang dana untuk mendukung anak-anak perempuan di Afghanistan yang dihadapkan pada larangan bersekolah oleh Taliban.

27 Oct 2023 - 10:18
Siswa California Bantu Anak-Anak Perempuan Afghanistan dengan Pelajaran Virtual
Sejumlah pelajar perempuan berjalan dekat Universitas Kabul di Kabul, Afghanistan, 21 Desember 2022. (Foto: Ali Khara/Reuters)

Afghanistan, (afederasi.com) - Anak-anak perempuan di Afghanistan yang menghadapi larangan bersekolah oleh pemerintahan Taliban telah mendapat dukungan tak terduga dari para siswa sekolah menengah di California. Mereka telah mengambil inisiatif untuk berbagi pelajaran secara virtual dan menggalang dana untuk memastikan anak-anak perempuan di Afghanistan tetap dapat melanjutkan pendidikan mereka.

Guru sejarah dari San Diego, Timothy Stiven, menceritakan bahwa murid-muridnya di Akademi Canyon Crest merasa tergerak ketika Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada tahun 2021 dan melarang anak perempuan untuk bersekolah. Menurutnya, "Ketika anak-anak perempuan berada dalam kondisi yang paling membutuhkan, murid-murid saya mengatakan: 'Mari kita berfokus pada mereka. Mari kita lakukan sebisa mungkin agar mereka dapat melanjutkan sekolah, dan jika mungkin, menyelesaikan pendidikan mereka'."

Inisiatif pelajaran virtual ini tidak hanya memungkinkan anak-anak perempuan di Afghanistan untuk tetap belajar, tetapi juga menciptakan jalinan antara siswa di dua benua yang jauh berbeda. Meskipun malam hari di California berarti pagi di Afghanistan, siswa San Diego seperti Ava Khossravi memimpin diskusi tentang lempeng tektonik, menggunakan bahan sehari-hari seperti kue kering (cracker) dan gula penghias (frosting).

"Geografi adalah jalinan utama yang kami miliki bersama, seperti kami berdua mengalami efek seperti ini akibat lempeng tektonik dan perubahan geografis lainnya seiring waktu. Jadi, saya pikir dengan ini kami bisa menjalin hubungan," kata Ava Khossravi, seorang pelajar di Akademi Canyon Crest.

Dalam situasi yang masih sarat dengan ancaman dari pemerintahan Taliban, hubungan antara siswa di California dan anak-anak perempuan di Afghanistan terjaga dengan penuh rahasia. Pertemuan mereka terjadi di pusat pembelajaran yang tidak ingin menggunakan nama mereka untuk melindungi identitas gadis-gadis Afghanistan dari potensi pembalasan Taliban.

Salah satu instruktur di pusat pembelajaran tersebut berkomentar, "Ketika Taliban merebut Afghanistan, mereka mengatakan kepada kami, jangan datang ke sekolah, dan kami tidak pergi ke sekolah. Jika ada beberapa gadis yang bersekolah, Taliban menghukum mereka." Namun, dia bersikeras untuk terus memberikan pelajaran kepada anak-anak perempuan di Afghanistan.

Selain pelajaran akademik, siswa di California juga berbagi proyek seni dan puisi dengan anak-anak perempuan di Afghanistan. Mereka bahkan menjual salinan beberapa karya tersebut dan berhasil mengumpulkan lebih dari $10.000, dana yang akan digunakan untuk membeli laptop di Afghanistan. Kelas gabungan ini juga telah diperluas dengan bergabungnya siswa dari Hong Kong, serta negara bagian Massachusetts, Kentucky, dan Georgia di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa semangat pelajaran virtual bisa merentangkan batasan geografis. (mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow