Sekjen PBB Desak Penyelidikan Insiden Kanjuruhan Malang

Sekjen PBB Desak Penyelidikan Insiden Kanjuruhan Malang
Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. (ist)

Malang, (afederasi.com) - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengungkapkan belasungkawa atas insiden tragis di stadion sepak bola Kanjuruhan, Malang. Insiden yang terjadi pada Sabtu (1/10) itu menewaskan sedikitnya 130 orang, dan mencederai lebih dari 300 lainnya.

Guterres juga mendoakan agar korban cedera segera pulih. Ia juga mendesak pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan segera dan menyeluruh, dan melakukan segala upaya untuk mencegah tragedi semacam itu terulang kembali.

“Sebaiknya insiden tersebut sedera dilakukan penyelidikan, dan agar tidak terjadi insiden serupa dimasa mendatang,”terangnya.

Seperti diketahui, insiden tersebut terjadi ketika para pendukung Arema FC menyerbu lapangan di stadion Kanjuruhan, setelah timnya kalah dari rival kuat, Persebaya Surabaya. Pertandingan itu berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Persebaya.

Sebagian besar korban meninggal karena terinjak-injak atau kehabisan nafas karena gas air mata yang digunakan polisi untuk membubarkan massa di lapangan dan mengatasi kerusuhan. (dn)