RSUD Campurdarat dr Karneni Gelar Seminar Kesehatan untuk Penanganan Gawat Darurat
Direktur RSUD Campurdarat dr. Karneni Tulungagung, dr. Rio Ardona, menekankan bahwa gawat darurat merupakan situasi klinis yang membutuhkan tindakan medis segera untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah kecacatan.
Tulungagung, (afederasi.com) - RSUD Campurdarat dr. Karneni akan menyelenggarakan seminar kesehatan bertema "Emergency In Daily Clinical Practice Emergency Assistance In Primary Healthcare Facilities And How To Refer?" dengan tujuan meningkatkan kapasitas penanganan gawat darurat di tingkat fasilitas kesehatan lokal.
Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung pada Kamis, 21 Desember 2023, di Aula Karang Kadempel RSUD Campurdarat dr. Karneni, Jl. Raya Kanigoro No. 13 Campurdarat Tulungagung. Acara ini didukung oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tulungagung dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Cabang Tulungagung.
Direktur RSUD Campurdarat dr. Karneni Tulungagung, dr. Rio Ardona, menekankan bahwa gawat darurat merupakan situasi klinis yang membutuhkan tindakan medis segera untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah kecacatan. Kriteria kegawat daruratan mencakup kondisi yang mengancam nyawa, berbahaya bagi diri sendiri, orang lain, atau lingkungan sekitar.
"Pengetahuan dan keterampilan dalam menangani gawat darurat merupakan fokus utama seminar ini. Kami ingin menciptakan forum bagi para profesional kesehatan dan anggota IDI serta PPNI untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait situasi klinis yang memerlukan tindakan medis segera," ungkapnya.
Seminar ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara dokter dan perawat dalam situasi darurat di fasilitas pelayanan kesehatan, dengan harapan dapat meningkatkan mutu dan keselamatan pasien
Materi yang akan disampaikan mencakup penanganan keadaan gawat darurat, terutama dalam menghadapi tantangan di fasilitas pelayanan kesehatan yang mungkin memiliki perbedaan dalam sumber daya manusia, sarana dan prasarana, obat, bahan medis habis pakai, serta alat kesehatan.
Peserta seminar akan mendapatkan fasilitas berupa materi dalam bentuk softfile, snack, dan e-sertifikat SKP IDI & PPNI sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Namun, perlu dicatat bahwa kuota peserta terbatas, yakni 150 orang untuk anggota IDI dan 150 orang untuk anggota PPNI.
Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui tautan berikut: pendaftaran IDI dan pendaftaran PPNI. Semua biaya pendaftaran dan kehadiran dalam acara ini gratis.
"Diharapkan seminar ini menjadi kesempatan berharga bagi para profesional kesehatan di wilayah tersebut untuk memperluas pengetahuan mereka dalam menangani keadaan gawat darurat yang mendesak," tambah Rio.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung: dr. Almira (081385363033), dr. Annisa (082257763021), Sumsi Dwi (085234915146), atau Abdul Rozzaq (085735195523). (mg-1/jae)
What's Your Reaction?



