Revitalisasi SMK: Sharp Indonesia Dukung Pendidikan melalui Program Sharp Class

PT Sharp Electronics Indonesia melanjutkan komitmennya dalam bidang pendidikan dengan menjalankan program 'Sharp Class' sejak tahun 2012.

11 Dec 2023 - 13:53
Revitalisasi SMK: Sharp Indonesia Dukung Pendidikan melalui Program Sharp Class
PT Sharp Electronics Indonesia menggandenng SMKN 29 Jakarta, dalam program Sharp Class, Senin (11/12/2023). [Suara.com/Dythia Novianty]

Jakarta, (afederasi.com) - PT Sharp Electronics Indonesia melanjutkan komitmennya dalam bidang pendidikan dengan menjalankan program 'Sharp Class' sejak tahun 2012. Program ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dalam mendukung pendidikan. Lise Tiasanty S.IP, MM, Head of CS Division Senior Manager PT Sharp Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa melalui Sharp Class, mereka memberikan pendampingan dan pelatihan kepada siswa-siswi SMK oleh teknisi profesional.

"Melalui Sharp Class, Sharp Indonesia melakukan pendampingan dan pelatihan kepada siswa-siswi SMK oleh teknisi profesional," ujar Lise Tiasanty S.IP, MM, seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Langkah ini diambil untuk mempersiapkan para siswa menjadi lulusan yang unggul dan memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan dunia industri. Selain itu, program ini memberikan kesempatan bagi para lulusan terbaik untuk bekerja.

Program Sharp Class yang dijalankan oleh Sharp Indonesia sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam 'Revitalisasi SMK'. Tujuan utamanya adalah memperbaiki fasilitas fisik, kurikulum, dan sumber daya manusia di SMK. Sinergi antara perusahaan dan sekolah menjadi kunci untuk melakukan sinkronisasi kurikulum, sehingga tamatan SMK memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Kali ini, Sharp Class hadir di Jakarta dengan menjalin kerja sama dengan SMKN 29 Jakarta Selatan. Sebanyak 25 siswa terbaik dari sekolah tersebut terpilih untuk mengikuti program Sharp Class selama dua bulan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan, kami sudah menunggu sejak lama, agar Sharp Class bisa diselenggarakan di sekolah kami," ungkap Yahya Iskandar, S.Pd, M.M Kepala Sekolah SMKN 29 Jakarta.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Sharp Electronics Indonesia dan SMKN 29 Jakarta dilakukan oleh Lise Tiasanty, S.IP, MM, Head of CS Division, PT Sharp Electronics Indonesia, dan Yahya Iskandar, S.Pd, M.M, Kepala Sekolah SMKN 29. Acara ini juga disaksikan oleh Purwo Susilo, M.Pd, Plt Dinas Pendidikan Jakarta.

SMKN 29 Jakarta menjadi sekolah pertama di Jakarta yang berpartisipasi dalam program Sharp Class. Sebelumnya, program ini lebih banyak dilaksanakan di luar Jakarta. Lise menyatakan bahwa antusiasme pelajar dari luar Jakarta sangat besar, dan perusahaan berencana untuk memperluas program ini ke area Jabodetabek agar dapat melibatkan lebih banyak siswa di masa mendatang.

"Hingga kini ada sekitar 85 orang karyawan yang merupakan hasil dari Sharp Class bekerja di PT Sharp Electronics Indonesia. Setiap tahun kami menyelenggarakan minimal empat kali Sharp Class," tambah Lise.

Sharp Class sendiri adalah kegiatan rutin yang diadakan oleh perusahaan berbasis di Jepang ini. Selain memberikan materi pelatihan sebagai teknisi, Sharp Indonesia juga memberikan pengetahuan dan pelatihan profesional dunia kerja, termasuk sikap, perilaku, dan kepemimpinan.

Menurut Lise, keahlian teknisi tidak hanya sebatas kemampuan praktis, melainkan juga memerlukan pemahaman terhadap pola komunikasi dan keterampilan membantu serta mengarahkan konsumen.

“Harapan kami adalah semoga program Sharp Class yang berjalan selama 2 bulan dapat memberikan manfaat besar bagi para peserta dan dapat berkontribusi dalam upaya peningkatan penyerapan tenaga kerja siswa SMK sesuai dengan program pemerintah pusat," tutup Lise.(mg-3/mhd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow