Peningkatan Kasus Covid-19 di Jakarta: 271 Kasus Baru dalam Seminggu

Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama, mengungkapkan bahwa angka penularan Covid-19 kembali mengalami peningkatan di Jakarta.

11 Dec 2023 - 13:58
Peningkatan Kasus Covid-19 di Jakarta: 271 Kasus Baru dalam Seminggu
Ilustrasi Covid-19 (Pixabay)

Jakarta, (afederasi.com) - Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama, mengungkapkan bahwa angka penularan Covid-19 kembali mengalami peningkatan di Jakarta. Dalam sepekan terakhir, dari tanggal 4 hingga 10 Desember 2023, tercatat 271 kasus baru Covid-19 di ibu kota.

"Terdapat 271 kasus positif dalam seminggu di DKI Jakarta tanggal 4-10 Desember 2023," ujar Ngabila kepada wartawan seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com pada Senin (11/12/2023).

Selain peningkatan kasus, Ngabila juga melaporkan adanya dua kasus kematian akibat Covid-19 pada bulan Desember ini. Kematian pertama terjadi pada seorang wanita berusia 81 tahun dengan penyakit penyerta hipertensi, meskipun sudah menerima vaksin dosis keempat. Sedangkan kematian kedua dialami oleh wanita berusia 91 tahun dengan riwayat komorbid stroke dan gagal jantung, yang belum mendapatkan vaksinasi sama sekali.

"DKI Jakarta menemukan dua kematian positif Covid-19 pada bulan Desember 2023 setelah sebelumnya selama 2 bulan berturut-turut (Oktober dan November 2023) tidak ada kematian Covid-19 di DKI Jakarta," tambah Ngabila seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Pada periode 27 November hingga 3 Desember 2023, terdapat 80 kasus positif Covid-19. Sebanyak 90 persen dari jumlah tersebut mengalami gejala ringan, 10 persen berada dalam kondisi sedang dan dirawat di rumah sakit.

"Kondisi sangat terkendali. (Varian) EG.4 dan EG.5 masih yang dominan ditemukan di Jakarta dengan masing-masing sudah 14 kasus ditemukan," jelasnya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Ngabila menekankan bahwa saat ini Covid-19 telah dikategorikan sebagai endemi di Indonesia. Meskipun belum diperlukan pembatasan sosial, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk menjalani perilaku hidup sehat dan menggunakan masker.

"Lebih ketat bermasker, lebih rajin mencuci tangan, jaga ventilasi udara indoor baik, hindari asap rokok," ungkapnya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Selain itu, pemerintah masih menyediakan layanan vaksinasi gratis di berbagai fasilitas kesehatan.

"Lengkapi imunisasi rutin anak gratis dari pemerintah ada 15 jenis, vaksinasi Covid-19 dosis 1-4 segera lengkapi selagi ada dan gratis," pungkasnya seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow