Rayakan HKN, RSUD Besuki Tuntaskan Operasi Katarak Gratis untuk 65 Warga

15 Nov 2025 - 16:10
Rayakan HKN, RSUD Besuki Tuntaskan Operasi Katarak Gratis untuk 65 Warga
Ketua Tp PKK dan Direktur RSUD Besuki saat menyapa pasien operasi katarak (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 November, RSUD Besuki kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui program unggulan Socca Terak, rumah sakit ini menuntaskan operasi katarak gratis bagi 65 warga yang telah lama menantikan tindakan medis tersebut.

Ketua TP PKK Situbondo, Husna Laili atau Mbak Una, yang hadir meninjau langsung jalannya operasi pada Sabtu (15/11/2025), menyebut program ini sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dalam menekan tingginya angka kasus katarak di Situbondo.

“Masih banyak warga yang belum mendapatkan giliran pada operasi gratis September lalu. Karena itu, hari ini kami kembali membuka layanan agar semakin banyak penderita yang bisa tertangani,” ujarnya.

Mbak Una menambahkan bahwa Socca Terak merupakan inovasi layanan kesehatan Pemkab Situbondo yang saat ini tengah bersaing dalam ajang Innovative Government Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri.

“Mohon doanya, semoga inovasi ini kembali membawa Situbondo meraih IGA tahun ini,” tuturnya penuh optimisme.

Sementara itu, Direktur RSUD Besuki, dr. Imam Hariyono, mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat 250 warga yang menjalani skrining kesehatan mata. Namun hanya 65 pasien yang memenuhi syarat medis untuk dioperasi.

“Sebagian belum dapat kami tindak karena kondisinya belum stabil, seperti tekanan darah atau gula darah yang tinggi. Mereka harus kami pastikan sehat terlebih dahulu sebelum tindakan operasi,” jelasnya.

Pelaksanaan operasi katarak ini menggandeng Klinik Mata Tritya Surabaya. Sebanyak lima dokter spesialis mata bersama puluhan tenaga kesehatan diterjunkan agar pelayanan dapat berlangsung cepat dan optimal.

“Kami bekerja sama dengan Klinik Tritya untuk memaksimalkan hasil operasi bagi para pasien,” tambah dr. Imam.

Di tengah proses medis tersebut, kebahagiaan juga dirasakan para peserta operasi. Salah satunya Satijo (76), warga Besuki, yang telah lama berharap mendapat tindakan operasi katarak.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendapat kesempatan operasi gratis. Semoga penglihatan saya bisa kembali normal. Terima kasih kepada pemerintah,” ujarnya haru.(vya/dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow