Pria Diduga Depresi Ngamuk Bawa Sajam di Atap Rumah, Dievakuasi Tim Gabungan di Gresik
Tadi sempat takut, apalagi dia pindah-pindah atap sambil bawa sajam. Kami khawatir jatuh atau melukai orang lain,” ungkapnya.
Gresik, (afederasi.com) – Kepanikan sempat menyelimuti warga Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Gresik, Rabu pagi (29/04/2026). Seorang pria yang diduga mengalami depresi nekat mengamuk sambil membawa senjata tajam di atas atap rumah.
Peristiwa yang terjadi di Jalan RA Kartini XIVB itu membuat warga resah. Dalam kondisi tidak stabil, pria tersebut naik ke atap rumahnya sendiri sebelum berpindah ke atap tiga rumah warga lainnya.
Laporan warga bernama Ajiz langsung masuk ke layanan darurat 112 sekitar pukul 09.10 WIB. Tak butuh waktu lama, tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik Pos Kota bersama unsur gabungan bergerak cepat ke lokasi.
Petugas tiba pukul 09.20 WIB dan segera melakukan penanganan dengan pendekatan persuasif.
Perwira piket Damkarla Gresik. Teguh Priyanto, mengatakan pihaknya mengedepankan komunikasi untuk meredam situasi agar tidak membahayakan warga sekitar.
“Kami utamakan pendekatan persuasif dan koordinasi dengan keluarga. Alhamdulillah, yang bersangkutan bisa ditenangkan tanpa ada korban,” ujarnya.
Situasi yang sempat menegangkan akhirnya berhasil dikendalikan. Pria tersebut dievakuasi dengan aman tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Salah satu warga sekitar mengaku sempat panik melihat aksi tersebut, terlebih karena pelaku membawa senjata tajam.
“Tadi sempat takut, apalagi dia pindah-pindah atap sambil bawa sajam. Kami khawatir jatuh atau melukai orang lain,” ungkapnya.
Setelah berhasil diamankan, pria tersebut direncanakan akan dibawa ke RS AL Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Teguh menambahkan, keterlibatan lintas instansi menjadi kunci keberhasilan penanganan situasi tersebut.
“Penanganan seperti ini memang perlu sinergi, mulai dari Damkar, kepolisian, Satpol PP hingga Dinas Sosial,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa respons cepat dan pendekatan humanis sangat penting dalam menangani kondisi darurat, khususnya yang berkaitan dengan gangguan psikologis.
Sepanjang April 2026, Damkarla Gresik telah menangani 109 kejadian rescue, jauh melampaui jumlah kejadian kebakaran yang tercatat sebanyak 11 kasus.(frd)
What's Your Reaction?

