Semarak Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Situbondo Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal

Pemkab Situbondo meriahkan Tahun Baru Islam 1448 H lewat gelaran Situbondo Islamic Culture. Wabup Ulfiyah ajak generasi muda lestarikan budaya dan tradisi lokal.,

15 Jun 2026 - 22:42
Semarak Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Situbondo Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal
Forkopimda Kabupaten Situbondo saat memukul kentongan pertanda dimulainya acara Situbondo Islamic Culture (alifia rahma/afederasi.com)

Situbondo, (afederasi.com) – Dentuman kentongan yang ditabuh secara serentak menandai dimulainya rangkaian kegiatan Situbondo Islamic Culture dalam memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026). Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Bumi Sholawat Nariyah saat ribuan masyarakat berkumpul merayakan momentum pergantian tahun tersebut.

​Acara yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Situbondo ini menampilkan kolaborasi apik antara nuansa religius dan kekayaan tradisi lokal. Sebanyak 22 kelompok pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat turut memeriahkan suasana dengan berbagai pertunjukan seni budaya bernapaskan Islam.

​Mengusung tema “Situbondo Islami Culture, Literasi Budaya Lokal untuk Situbondo Naik Kelas”, pemerintah daerah berupaya mengangkat kembali tradisi yang sarat akan nilai spiritual. Sejumlah tradisi seperti rokat desa, selamatan, doa bersama, hingga khatmil Qur’an menjadi sorotan utama dalam perayaan tahun ini.

​Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, menegaskan bahwa perayaan Tahun Baru Islam harus dimaknai sebagai momentum introspeksi dan pembenahan diri. Ia berharap semangat hijrah ini mampu mendorong kemajuan daerah sesuai dengan visi "Situbondo Naik Kelas".

​"Semangat Tahun Baru Islam ini harus menjadi semangat Situbondo Naik Kelas. Mari jadikan momentum ini untuk introspeksi diri, memperkuat keimanan, dan meningkatkan kualitas kehidupan kita," ujar Ulfiyah saat memberikan sambutan.

​Menurut Ulfiyah, tradisi yang tumbuh di tengah masyarakat adalah jati diri daerah yang wajib dijaga oleh generasi penerus. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, mulai dari guru, orang tua, hingga para pelajar yang terlibat aktif dalam menyukseskan acara.

​"Kehadiran dan partisipasi para pelajar menjadi bukti bahwa budaya dan nilai-nilai keislaman tetap hidup dan dicintai oleh generasi muda," tambahnya.

​Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap para pelajar di Situbondo dapat terus menjaga akhlak mulia dan semangat belajar. Hal tersebut dinilai krusial guna mempertahankan predikat Situbondo sebagai Kota Santri yang religius sekaligus berbudaya di tengah arus modernisasi.

​Penyelenggaraan Situbondo Islamic Culture ke depan diharapkan tidak sekadar menjadi ritual tahunan, tetapi mampu bertransformasi menjadi ruang edukasi sekaligus daya tarik wisata religi yang memperkuat karakter masyarakat Situbondo.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow