Pengaruh Perbedaan Pilihan Basis Pemilih Jokowi Terhadap Elektabilitas Ganjar Pranowo, Kalau Jokowi Dukung Prabowo

Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menyoroti dukungan yang diterima oleh capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, dari Presiden Joko Widodo.

14 Dec 2023 - 09:09
Pengaruh Perbedaan Pilihan Basis Pemilih Jokowi Terhadap Elektabilitas Ganjar Pranowo, Kalau Jokowi Dukung Prabowo
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo saat menyampaikan paparannya dalam deklarasi TPD DIY Ganjar-Mahfud di Yogyakarta, Kamis (16/11/2023). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Jakarta Selatan, (afederasi.com) - Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menyoroti dukungan yang diterima oleh capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, dari Presiden Joko Widodo.

Dalam wawancara khusus di kediamannya, Jalan Taman Patra Raya, Setiabudi, Jakarta Selatan, Ganjar mengungkapkan pandangannya bahwa jika Jokowi mendukung Prabowo, hasil survei Prabowo seharusnya mencapai seratus persen.

"Tentu dengan logika sederhana, kalau dulu Pak Jokowi lawan Pak Prabowo, dan sekarang katakan dia bergabung, maka surveinya (Prabowo) seharusnya 100 persen," ujar Ganjar pada Rabu (13/12/2023) kemarin. 

Meskipun demikian, Ganjar Pranowo juga mengakui bahwa perbedaan pilihan di antara pemilih basis Jokowi pada Pemilu 2019 berdampak pada elektabilitasnya.

"Iya ada (pengaruh), tetapi kan suaranya tidak 100 persen berpindah," tambahnya, seperti yang dikutip oleh Antara dan dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com pada Kamis (14/12/2023).

Ganjar menegaskan bahwa momen debat menjadi sangat penting dan dinantikan oleh publik. Dia menyebutkan bahwa debat pertama, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Selasa (12/12) malam, dapat memengaruhi elektabilitas pasangan capres-cawapres, termasuk dirinya bersama Mahfud. "Jadi kalau kemudian ada survei, terus kemudian ada kejadian-kejadian, dan itu bisa menaik dan turunkan, maka momen yang ditunggu oleh publik adalah debat," paparnya.

Menilai debat sebagai momen yang potensial untuk merubah pandangan publik, Ganjar Pranowo menyoroti debat kedua yang dijadwalkan pada 22 Desember 2023. Menurutnya, debat antarcawapres tersebut akan menjadi tontonan menarik dan dapat memengaruhi preferensi pemilih. "Nanti akan lengkap lagi jika cawapresnya juga sudah berdebat. Itu akan menjadi tontonan yang menarik, semua akan melihat dan semua akan punya preferensi. Siapa sebenarnya di antara kami? Dan itu yang layak saya pilih," tandas Ganjar.

Debat pertama capres-cawapres Pilpres 2024 telah diselenggarakan oleh KPU RI di Jakarta pada Selasa. Debat tersebut membahas berbagai tema seperti pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

Pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md bersaing dengan dua pasangan lainnya, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Rangkaian debat akan dilanjutkan pada 22 Desember 2023, 7 dan 21 Januari 2024, serta 4 Februari 2024.(mg-3/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow