Pelaku Penculikan Anak Terekam CCTV, Berhasil Diringkus di Madura

15 Jul 2025 - 23:53
Pelaku Penculikan Anak Terekam CCTV, Berhasil Diringkus di Madura
Pelaku D asal Desa Camplong Kecamatan Sampang, Madura diamankan di Mapolres Gresik usai diringkus dirumahnya di Madura. (Fahrudin/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) - Seorang pria berinisial D, warga asal Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura berkat gerak cepat Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik akhirnya berhasil diringkus saat bersembunyi dirumahnya.

Pria berusia 33 tahun ini terlibat aksi pencurian disertai penculikan di kawasan pergudangan UD Berkah di Jalan Mayjend Sungkono Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Sabtu (12/07/2025). 

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar tengah malam pada Sabtu, (12/7/2025), Saat itu, dua karyawan berinisial TK dan FMA, yang berasal dari Bojonegoro, akan beristirahat di mess pergudangan.

Namun keduanya dikagetkan oleh kondisi pintu gudang yang terbuka, padahal sebelumnya dalam keadaan terkunci. Merasa curiga, kedua karyawan pun memeriksa didalam gudang. 

Selanjutnya keduanya memeriksa semua sudut gudang dan mendapati tiga orang berada didalam mobil yang terparkir dengan memakai masker. Tetapi belum sempat berbuat banyak keduanya justru disergap para pelaku dan langsung dipaksa masuk ke dalam mobil. 

Kepala Unit (Kanit) Resmob Polres Gresik, Ipda Andi Muh Asyraf, mengungkapkan bahkan kedua korban ketika diculik dalam mobil sempat diancam agar tidak melawan dan dilarang menyalakan telepon genggam.

“Mereka dibawa keluar dari pergudangan dan saat berhenti di kawasan Tugu Pahlawan Surabaya, salah satu korban atas nama FMA berhasil melarikan diri dan langsung melapor ke polisi,” jelas Ipda Asyraf pada Selasa, (15/07/2025).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa motif pelaku menculik korban adalah untuk mencegah korban melaporkan aksi pencurian yang dilakukan di dalam gudang.

“Pelaku menculik korban dengan tujuan agar tidak dilaporkan ke polisi atas aksi pencurian tersebut. Tapi korban berhasil kabur dan memberikan informasi penting untuk pengungkapan kasus ini,” beber Ipda Asyraf.

Ipda Asyraf menyebut ini bukan aksi pertama pelaku. hasil interogasi awal, pelaku mengaku sudah tiga kali beraksi di Gresik dan dua kali di Surabaya, dengan modus serupa. 

Selain meringkus D, polisi juga mengamankan barang bukti kendaraan dan perkakas yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. Mohon waktu untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Ipda Asyraf.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow