Panggung Rakyat Aliansi Selamatkan Demokrasi Indonesia: Peringatan HAM dan Anti Korupsi di GBK

Aliansi Selamatkan Demokrasi Indonesia (ASDI) akan menyelenggarakan panggung rakyat dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) dan anti korupsi.

08 Dec 2023 - 08:29
Panggung Rakyat Aliansi Selamatkan Demokrasi Indonesia: Peringatan HAM dan Anti Korupsi di GBK
Aliansi Selamatkan Demokrasi Indonesia (ASDI) menggelar konferensi pers terkait Panggung rakyat bertajuk 'Bongkar' yang bakal digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Sabtu (9/12/2023) besok. (IST)

Jakarta, (afederasi.com) - Aliansi Selamatkan Demokrasi Indonesia (ASDI) akan menyelenggarakan panggung rakyat dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) dan anti korupsi.

Acara yang bertajuk Bongkar ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, pada Sabtu (9/12/2023).

Direktur Eksekutif Amnesty International, Usman Hamid, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan sebagai pengingat terhadap perkembangan kasus pelanggaran HAM di Indonesia.

Usman Hamid menyampaikan bahwa dalam upaya penyelesaian kasus pelanggaran HAM, pihaknya telah menyerahkan dokumen terkait isu HAM kepada setiap tim pasangan calon (Paslon) capres-cawapres pada Pemilihan Presiden 2024.

Dokumen tersebut mencakup agenda perlindungan kebebasan berekspresi, akuntabilitas aparat keamanan, dan penyelesaian pelanggaran HAM berat.

"Kami menyiapkan satu dokumen yang sudah kami serahkan kepada masing-masing tim kampanye baik itu untuk paslon 1, 2, dan 3. Agenda yang sama yaitu perlindungan kebebasan berekspresi, akuntabilitas aparat keamanan, dan penyelesaian pelanggaran HAM berat," ungkap Usman seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Dokumen ini diharapkan menjadi panduan untuk mengawasi pemerintah atau capres-cawapres yang terpilih. Usman menegaskan bahwa isu-isu HAM perlu menjadi perhatian dalam debat perdana capres-cawapres, yang tema utamanya adalah "Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi".

"Kami meminta KPU agar memasukkan agenda HAM resmi tercantum di dalam isu yang akan dibahas atau disampaikan para panelis dalam debat," kata Usman seperti yang dilansir dari Suara.com media partner afederasi.com.

Sementara itu, ketua pelaksana panggung rakyat, Raiden Soedjono, mengungkapkan bahwa acara ini tidak hanya berisi konser musik, tetapi juga menyajikan atmosfer sejarah kelam Indonesia melalui seni instalasi.

Instalasi tersebut akan menampilkan foto-foto peristiwa kerusuhan Mei 1998 dan berbagai pelanggaran HAM. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum. (mg-1/jae)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow