Pabrik Pengolahan Kayu di Kedungpring Lamongan Terbakar, Aset Rp2 Miliar Berhasil Diselamatkan
Berdasarkan data yang dihimpun, kobaran api membakar dua unit komponen penting pabrik berupa pack filter (alat penyaring udara pabrik) berukuran masing-masing 8 x 3 meter persegi. Pihak personalia pabrik langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) sesaat setelah api terlihat mulai membesar dan sulit dikendalikan secara mandiri.
Lamongan, (afederasi.com) – Kebakaran hebat melanda area pabrik milik PT Tanah Mas Kencana Abadi yang terletak di Jalan Jombang Km-11, Dusun Kedungrejo, Desa Kalen, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, pada Selasa (17/6/2026) sore.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh percikan api dari aktivitas mesin pemotong kayu yang berada di dalam area operasional pabrik.
Berdasarkan data yang dihimpun, kobaran api membakar dua unit komponen penting pabrik berupa pack filter (alat penyaring udara pabrik) berukuran masing-masing 8 x 3 meter persegi. Pihak personalia pabrik langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) sesaat setelah api terlihat mulai membesar dan sulit dikendalikan secara mandiri.
Kasatpol PP Kabupaten Lamongan, Achmad Edwyn Anedi, membenarkan adanya insiden tersebut. Begitu menerima laporan pada pukul 16.46 WIB, personel Damkar Korwil Babat langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.
"Petugas kami bergerak cepat. Armada berangkat pukul 16.50 WIB dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 17.05 WIB. Jarak tempuh sekitar 20 kilometer dari pos menuju lokasi berhasil ditembus dalam waktu 15 menit," ujar Achmad Edwyn Anedi saat dikonfirmasi, Rabu malam (17/6/2026) malam.
Untuk menjinakkan si jago merah, petugas menerjunkan kekuatan penuh yang melibatkan gabungan wilayah. Sedikitnya ada 20 personel dan dua unit mobil pemadam dikerahkan.
"Kami menerjunkan satu armada tembak dari Pos Lamongan dan dibantu satu armada suplai air dari Pos Ngimbang untuk memastikan proses pemadaman berjalan optimal dan api tidak meluas ke area utama pabrik," jelas Edwyn menambahkan.
Proses pemadaman dan lokalisir api berlangsung cukup alot. Petugas membutuhkan waktu hampir 2,5 jam hingga akhirnya api benar-benar dinyatakan padam dan area dinyatakan kondusif pada pukul 19.30 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa yang menimpa pabrik milik Fuidi Lukman (65) tersebut. Kendati demikian, kerugian materiil akibat rusaknya dua unit pack filter ditaksir mencapai Rp60 juta.
Meski mengalami kerugian puluhan juta, respons cepat dari 20 personel Damkar Lamongan berhasil mencegah bencana yang lebih besar. Petugas berhasil melokalisir api sehingga bangunan utama pabrik beserta seluruh isinya yang bernilai sekitar Rp2 miliar berhasil diselamatkan dari amukan api. (yan)
What's Your Reaction?

