Modus Panjat Tembok dan Jebol Plafon, Pencuri Gasak Puluhan Rokok di Indomaret Jeli

02 Feb 2026 - 11:23
Modus Panjat Tembok dan Jebol Plafon, Pencuri Gasak Puluhan Rokok di Indomaret Jeli
Anggota kepolisian ketika melakukan olah TKP pencurian di toko ritel modern Indomaret di Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung (ist)

Tulungagung, (afederasi.com) – Aksi pencurian dengan pemberatan menyasar toko ritel modern Indomaret di Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung pada Minggu (01/02/2026) dini hari. Pelaku diduga masuk ke dalam toko dengan cara merusak atap dan plafon bangunan.

Kasihumas Iptu Nanang Murdiyanto mengonfirmasi kejadian tersebut. Berdasarkan laporan, peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 04.22 WIB melalui notifikasi sistem keamanan internal perusahaan.

Peristiwa bermula saat salah satu karyawan ritel, Bima Saktiawan, menerima peringatan melalui grup WhatsApp Alarm Indomaret yang mengindikasikan adanya aktivitas mencurigakan di toko tempatnya bekerja.

"Mendapati laporan alarm tersebut, saksi segera melapor ke Polsek Karangrejo dan kemudian menuju lokasi bersama rekan kerjanya, M. Anang, untuk melakukan pengecekan fisik," ujar Iptu Nanang Murdiyanto, Senin (02/02/2026).

Saat memasuki area toko, saksi mendapati kondisi dalam toko sudah berantakan. Setelah diperiksa lebih lanjut, ditemukan lubang pada bagian plafon yang diduga menjadi akses masuk dan keluar pelaku.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, pelaku diduga menjalankan aksinya dengan cukup terencana.

 "Pelaku diduga memanjat tembok bagian belakang toko, kemudian merusak bagian atap dan plafon bangunan. Untuk menghilangkan jejak, pelaku juga sempat merusak sistem alarm dan perangkat CCTV di dalam toko sebelum menggasak barang dagangan," urai Iptu Nanang.

Pihak Indomaret melaporkan kehilangan sejumlah barang dagangan, terutama rokok berbagai merek. Selain kerugian material berupa barang, kerusakan fisik pada bangunan juga menambah total kerugian yang dialami perusahaan.

"Total kerugian yang dilaporkan mencapai Rp 3.454.500. Saat ini, Personel Satreskrim Polres Tulungagung bersama Unit Reskrim Polsek Karangrejo tengah melakukan penyelidikan intensif, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap identitas pelaku," pungkas Iptu Nanang.(dn) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow