Lima Hari Pencarian, Nelayan Hilang di Gresik Akhirnya Ditemukan Mengapung di Perairan Sembilangan

Operasi pencarian telah selesai. Seluruh korban sudah ditemukan,” tegas AKP Nyoman Ardita.

06 May 2026 - 22:25
Lima Hari Pencarian, Nelayan Hilang di Gresik Akhirnya Ditemukan Mengapung di Perairan Sembilangan
Petugas tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban terakhir nelayan yang dilaporkan hilang di perairan laut Gresik (Istimewa/afederasi.com)

Gresik, (afederasi.com) – Penantian panjang selama lima hari akhirnya berujung duka. Korban terakhir tragedi perahu tenggelam di Perairan Sembilangan, Gresik, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (06/05/2026).

Korban diketahui bernama H. A (60), nelayan asal Kramat Inggil, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak insiden nahas pada Sabtu (02/05/2026). Dengan ditemukannya korban ketiga ini, seluruh korban dalam peristiwa tersebut dipastikan telah ditemukan.

Kasatpolairud Polres Gresik, I Nyoman Ardita, menyampaikan bahwa penemuan korban merupakan hasil kerja keras dan sinergitas tim SAR gabungan yang tanpa henti melakukan pencarian.

“Begitu menerima laporan dari nelayan terkait adanya mayat mengapung, anggota kami langsung bergerak cepat menuju lokasi bersama tim SAR gabungan,” ujarnya.

AKP I Nyoman menjelaskan, korban ditemukan di sekitar area mercusuar Perairan Sembilangan, dengan jarak kurang lebih 15 mil laut dari Pelabuhan Gresik. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat oleh tim gabungan.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Ditpolairud Polda Jawa Timur, Satpolairud Polres Gresik, BASARNAS, BNPB, hingga unsur masyarakat dan nelayan setempat.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani proses visum.

Sebelumnya, perahu yang mengangkut lima anak buah kapal (ABK) dilaporkan tenggelam. Dua orang berhasil selamat, sementara tiga lainnya dinyatakan hilang. Kini, seluruh korban telah ditemukan.

“Operasi pencarian telah selesai. Seluruh korban sudah ditemukan,” tegas AKP Nyoman Ardita.

Selama proses pencarian hingga evakuasi berlangsung, situasi dilaporkan aman, lancar, dan terkendali. Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya risiko yang dihadapi para nelayan saat melaut, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.(frd)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow