DPUTR Gresik Mulai Beton Jalan Poros Karangsemanding, Proyek Ditarget Rampung Oktober 2026
“Jalan Poros Desa Karangsemanding dibeton sepanjang 480 meter dengan lebar 5 meter menggunakan rigid beton. Pekerjaan dimulai 21 Juni hingga 21 Oktober 2026,” ujarnya.
Gresik, (afederasi.com) - Wajah infrastruktur di Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang, mulai berubah. Setelah bertahun-tahun dikeluhkan karena rusak parah dan kerap tergenang saat hujan, Jalan Poros Desa (JPD) Karangsemanding kini resmi dibeton oleh Pemerintah Kabupaten Gresik.
Proyek yang dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik itu menjadi salah satu upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.
Jalan yang selama ini menjadi akses vital penghubung Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas sekaligus mendongkrak aktivitas ekonomi warga.
Staf Bina Marga DPUTR Gresik, Febri Junaidi, menjelaskan pembetonan dilakukan menggunakan konstruksi rigid beton sepanjang 480 meter dengan lebar 5 meter. Pekerjaan dimulai pada 21 Juni dan ditargetkan rampung pada 21 Oktober 2026.
“Jalan Poros Desa Karangsemanding dibeton sepanjang 480 meter dengan lebar 5 meter menggunakan rigid beton. Pekerjaan dimulai 21 Juni hingga 21 Oktober 2026,” ujarnya.
Sebelumnya, kondisi jalan tersebut kerap menjadi keluhan masyarakat karena berlubang dan sering tergenang air saat hujan, sehingga membahayakan pengguna jalan. Padahal, ruas ini merupakan jalur utama yang digunakan warga untuk beraktivitas setiap hari.
Kepala Desa Karangsemanding, Muhammad Zaini, mengatakan pembangunan tersebut merupakan hasil usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang akhirnya direalisasikan oleh pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada Pemkab Gresik melalui DPUTR. Jalan ini sangat vital untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga keagamaan masyarakat,” katanya.
Menurut Zaini, kerusakan jalan selama ini sering menghambat mobilitas warga, mulai dari anak-anak yang berangkat ke sekolah hingga masyarakat yang hendak mengakses layanan kesehatan.
“Kalau hujan, genangan cukup parah dan membahayakan. Warga sangat menantikan perbaikan ini,” tambahnya.
Dengan dimulainya pembetonan Jalan Poros Desa Karangsemanding, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, distribusi hasil usaha warga lebih lancar, serta akses menuju layanan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi dapat berlangsung lebih cepat, aman, dan nyaman.(frd)
What's Your Reaction?

